Wuah, Gurih dan Legendarisnya Gudeg Djuminten

0
236
Sajian gudeg basah dengan areh yang gurih dan suwir ayamnya (Purwono NA/Traveltoday)

Gudeg Djuminten merupakan gudeg yang sudah melegenda sejak lama sebagai salah satu sajian gudeg terenak di Jogja. Rasa areh yang gurih dengan suwir ayam dan telur yang begitu lezat menjadikannya sebagai gudeg favorit. Travel Today Indonesia mencoba mengunjunginya di resto atau warungnya yang terletak di Jalan Asem Gede No.14, Cokrodiningratan, Jetis, Jogja.

Gudeg Djuminten kabarnya sudah membuka warungnya sejak tahun 1925. Maka, konon Gudeg Djuminten dikenal sebagai salah satu gudeg tertua di Jogja. Letaknya yang berada di kawasan Kranggan, membuatnya dikenal sebagai gudeg Kranggan.

Warung atau restonya yang terletak di Kranggan Jogja (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Gudeg Kranggan merupakan gudeg yang mempunyai rasa yang berbeda dengan gudeg umumnya Jogja. Gudeg ini lebih “basah” dengan areh yang kental dan rasa yang memang tak tertandingi. Ciri gudegnya yang lebih gurih, membuat model gudeg ini ditiru oleh berbagai khasanah gudeg di berbagai kota.

Gudeg Djuminten sebagai gudeg Kranggan membuatnya juga sering dikenal sebagai gudeg “asimilasi” atau “peranakkan,” karena gudeg ini mempunyai rasa yang diolah dengan cita rasa campuran Jawa dengan masakan Tionghoa. Maka, tak heran jika Anda ketika makan di sana, selalu bertemu dengan para pelanggan yang sebagian besar adalah orang Tionghoa. Apalagi letaknya yang di Kranggan Jogja, membuat gudeg ini dikenal sebagai gudeg Pecinan.

Suasana dalam warung atau resto yang dikenal klasik (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Gudeg Djuminten menempati warung atau restonya di bangunan kokoh, diujung jalan di seputar Kranggan yang dikenal klasik dan Ningrat. Di dalam warung atau restonya ini, di atas pintu terdapat tulisan dalam aksara Jawa yang bertuliskan “matur nuwun” yang artinya terima kasih dan “sugeng rawuh” yang artinya selamat datang.

Gudeg Djuminten juga menyediakan sajian gudeg kendil yang tak kalah enak dengan gudeg yang ada di Wijilan, bahkan gudeg kendilnya kadang lebih terkenal dari gudeg kering Wijilan pada umumnya.

Kemasan kedilnya yang memang bercita rasa tinggi (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Maka, jika Anda ke Jogja, jangan lupa mampirlah dan cicipi Gudeg Djuminten yang memang begitu legendaris, karena kelezatan dan enaknya. Resto atau warungnya yang nyaman dan memberi suasana klasik, membuat Anda semakin betah, apalagi kemasan gudeg kendilnya yang begitu bercita rasa tinggi.

LEAVE A REPLY