Wow, Virgin Australia Airlines Lirik Penerbangan Darwin-Kupang!

0
127
Foto: karryon.com.au

Marius Ardu Jelamu, Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, mengungkapkan bahwa  maskapai penerbangan Australia, Virgin Australia Airlines (Virgin Air), tengah menjajaki kemungkinan melayani penerbangan internasional rute Darwin (Australia)-Kupang. Ini karena potensi pasar yang sangat mendukung.

“Virgin Air tampak sangat antusias untuk melayani rute penerbangan internasional tersebut (Australia-Kupang), karena potensi pasarnya sangat mendukung,” kata Marius dikutip dari Antara.

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan trilateral antara Indonesia, Timor Leste dan Australia di Labuan Bajo, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur dari 11-13 April 2018.

Keseriusan Delegasi Australia

Delegasi dari Australia memang sangat serius untuk mengisi ruang penerbangan internasional tersebut dengan Virgin Air.

“Pada prinsipnya, ketiga negara (Indonesia, Timor Leste, dan Australia) sepakat untuk saling mendukung konektivitas udara antar wilayah yang saling berbatasan secara langsung itu,” kata Marius.

Tingginya pangsa pasar Labuan Bajo yang dilirik maskapai asing. (foto: lepirate.com)

Ketiga negara tersebut, memang sudah terhubung dengan rute penerbangan langsung seperti dari Australia menuju Jakarta dan Denpasar, Australia-Dili, ibu kota negara Timor Leste, maupun Jakarta-Dili.

Namun, rute penerbangan Australia-Kupang belum diisi oleh satu maskapai penerbangan pun, entah dari Indonesia maupun Australia. “Ruang ini tampaknya mau diisi Australia dengan Virgin Air,” ujarnya.

Bidik Potensi Pariwisata

Jangan lewatkan: Miss Universe Kagumi Labuan Bajo, Lho!

Pemerintah provinsi, lanjutnya, sudah lama memperjuangkan adanya layanan penerbangan ini untuk mendukung segitiga pertumbuhan ekonomi antara NTT, Timor Leste, Australia.

“Delegasi dari Australia sangat takjub dengan potensi pariwisata yang ada di Labuan Bajo, sehingga mereka sangat menginginkan adanya konektivitas udara untuk mendukung arus kunjungan wisatawan dari Australia ke NTT,” katanya.

Untuk itu, katanya, dalam berbagai kesempatan pemerintah provinsi setempat terus-menerus mendorong agar rute penerbangan internasional ini bisa dilayani maskapai di tanah air seperti Garuda, Wings Air, Sriwijaya, dan lainnya.

“Jika layanan penerbangan ini diadakan maka sangat berdampak signifikan meningkatkan arus wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia melalui NTT karena pangsa pasar wisatawan dari Australia sangat mendukung,” katanya.

Dengan adanya potensi pasar yang dilirik delegasi asing itu, Marius berharap sarana prasarana bandara juga  ditingkatkan dan ditata lebih baik, sehingga sesuai dengan standar bandara internasional.

LEAVE A REPLY