Wow, Teknik Susun Batu di Sungai Cidahu Punya Tingkat Kesulitan Lho!

0
496
Foto:

Ternyata, teknik susun batu di Sungai Cidahu yang hits ini punya tingkat kesulitan yang bertahap lho! Maka, bila sempat media ‘geger’ dengan tingkah orang yang memandang susun batu ini mengandung mistis, perlu disimak beberapa info berikut.

Orang-orang yang berkarya melakukan susun batu ini adalah mereka yang memang menguasai cara rock balancing khususnya  teknik rock stacking!

Sungai Cidahu di Sukabumi ini memang menjadi ‘langganan’ para penyusun batu yang merasa tertantang untuk melakukan rock balancing ini. Bayangkan, sempat dimusnahkan, esoknya makin banyak saja batu tersusun di sungai ini.

Kuasai Rock Balancing

Seperti dilansir Detik, rock balancing atau stone balancing merupakan suatu teknik menyusun batu dengan posisi tertentu tanpa alat perekat, kawat atau bantuan lainnya.

Foto: inspiradata.com

Batu-batu diberdirikan tegak murni dengan ketepatan peletakan, antara satu batu dengan lainnya. Kebanyakan orang mengkategorikannya sebagai bentuk seni.

Traveler, menyusun batu-batuan yang bentuknya berbeda satu sama lain, jelas memerlukan teknik dan pengetahuan mengenai keseimbangan yang lebih dari cukup. Rock balancing bisa dilakukan secara sendiri atau oleh beberapa orang.

Salah satu seniman rock stacking yang populer adalah Michael Grab. Dia mampu membentuk sejumlah ‘menara’ menakjubkan dari batu,  yang seimbang tanpa menggunakan apa-apa selain gravitasi, dan kemampuan luar biasa untuk menemukan keseimbangan alami dari batu. Hebat ya!

Berbagai Gaya Rock Balancing

Ada berbagai macam gaya dalam rock balancing. Gaya yang paling susah untuk dilakukan adalah rock stacking. Bayangkan,  batu-batu disusun secara vertikal. Bahkan ada praktisi rock stacking yang bisa meletakkan batu berukuran besar di atas batu-batu kecil di bawahnya. Wow!

Foto: uzone.id

Gaya kedua adalah classic balance. Gaya ini tak membutuhkan keahlian seperti gaya rock karena dua batu disusun secara horisontal, saling menyangga dalam posisi berdampingan satu sama lain.

Gaya bebas adalah gaya ketiga, dimana seniman atau praktisi rock balancing bisa memadukan teknik yang dikuasai untuk membentuk suatu susunan yang menarik.

Nah,  susunan batu-batu di Sungai Cidahu yang kemudian viral di media sosial itu kebanyakan di antaranya menggunakan teknik rock stacking. Yang menarik, si pembuat menyusun batu-batu di tengah derasnya arus sungai, ini jelas memerlukan teknik tersendiri.

Hal yang paling mengagumkan adah, si pembuat menyusun batu-batu di tengah derasnya arus sungai lho!

LEAVE A REPLY