Wow, Semua Rumah Di Desa Pulau Sapi Dihiasi Ukiran Dayak!

0
437
Foto: kaltara.prokal.co

Masyarakat Desa Pulau Sapi mengukir rumah dengan ukiran khas Dayak, juga menata ligkungan pekarangannya masing-masing. Ini semua dalam rangka menyambut Festival Aco Lundayeh yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

Ya, nampak ratusan rumah masyarakat Desa Wisata Pulau Sapi Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau ini dihiasi dengan ukiran ciri khas Dayak Lundayeh.

Sebagian warga masih mempercantik kediaman rumahnya dengan cat warna warni disertai  ukiran ciri khasnya. Selain itu, terdapat dua patung dan replika buaya yang berada di Balai Adat Desa Pulau Sapi tersebut.

Siap Menyambut Tamu Wisatawan

Otnel Foret, Kepala Desa Pulau Sapi, dalam kaltara.prokal.co, menyatakan bahwa pihaknya telah siap menyambut tamu maupun wisatawan yang nantinya akan berkunjung ke desanya tersebut.

“Dari pengukiran rumah maupun kesiapan lainnya sudah sekitar 85 persen. Tinggal beberapa hari lagi sudah maksimal,” tutur Otnel.

Tak hanya itu, setiap halaman rumah warga juga terhiasi beberapa tanam bunga yang menampilkan keindahan alam. Tak ayal, bagian belakang rumah warga pun dibangun sejumlah gazebo sebagai istirahat di pinggir sungai dan jalan jogging track.

Dari rumah warga yang ada di setiap RT tersebut, kurang lebih ada 12 homestay yang disediakan.

“Tapi di setiap RT itu bervariasi juga ada yang 11 dan ada 12 homestay yang tersedia, kami juga sudah menyiapkan. Jadi dari setiap RT yang ada sudah menyediakan Homestay,” ujar Otnel.

Festival Aco Lundayeh

Dalam Festival Aco Lundayeh, jelas Otnel,  nantinya juga akan ada pagelaran seni dan budaya yang menindaklanjuti kesepakatan antara suku Lundayeh yang ada di Indonesia, Sabah dan Serawak Malaysia, Brunei Darussalam yang semuanya berada di wilayah Pulau Borneo.

Bahkan, pagelaran ini dinilai bertaraf internasional karena mengatasnamakan Suku Lundayeh.

“Dimana pun mereka berada, baik di Indonesia maupun di luar negeri tentu akan hadir,” tuturnya.

Malinau sendiri merupakan kabupaten parisiwata, di mana telah menetapkan lima desa menjadi desa wisata diantaranya Desa wisata Long Alango, Desa Wisata Budaya Serindit Malinau Seberang dan Desa Wisata Apau Pin.

Lalu ada lagi Desa Wisata Setulang dan Desa Wisata Pulau Sapi yang nanti menjadi tuan rumah Aco Lundayeh.

LEAVE A REPLY