Wow, Rest Area Bakal Jadi Wisata Kuliner di Arus Balik!

0
458
Rest Area paling favorit menuju Pontura, terdapat 30 pedagang wisata kuliner. (Foto: Rental mobil pontianak esqiu/YouTube)

Traveler, peran rest area sangat penting saat pengemudi dan rombongan butuh rehat di tengah di perjalanan panjang. Nah, wisata kuliner bakal menjadi salah satu yang menarik minat pengunjung.

Oleh karenanya, Taveler, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, bermaksud akan memaksimalkan fungsi rest area atau tempat peristirahatan saat arus balik Lebaran nanti.

Perubahan Konsep Rest Area

Tahun ini akan terdapat perubahan konsep dibanding tahun lalu yang tanpa konsep. Wisata kuliner menjadi konsep baru Menhub Budi yang perlu disiapkan.

Perubahan konsep tersebut menurut Budi, disediakan bagi pemudik yang hendak melepas lelah demi memberikan tempat yang nyaman.

“Pemudik sudah terlalu lelah mudik, daya tahannya akan menurun. Kemungkinan besar mereka akan sering mencari tempat istirahat, maka itu perubahan konsep dilakukan,” katanya, seperti dilansir CNN Indonesia.

Akan ada 24 rest area, seperti kata Menhub Budi, yang tersebar di Batang, Tegal, Brebes dan Pekalongan, yang diidentifikasi bisa dijadikan tempat wisata kuliner.

Roda Ekonomi Daerah Digerakkan

Perubahan konsep rest area sebagai tempat wisata kuliner ini dikatakan Budi dilakukan agar roda ekonomi daerah yang digerakkan terbantu dan kuliner lokal khas tiap daerah dapat dikenalkan kepada pemudik.

Maka, Menhub Budi berharap agar upaya tersebut bisa membuahkan hasil maksimal. Pemerintah daerah juga akan digandeng oleh pihaknya.

Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2018 akan terjadi 19- 20 Juni mendatang. Nah, agar tidak terjadi kemacetan, Budi menghimbau kepada masyarakat untuk kembali ke kota sebelum tanggal tersebut.

Selain itu, dia juga menghimbau masyarakat untuk tidak hanya terpaku menggunakan jalan tol, tapi jalur alternatif lain. Pihaknya juga akan bekerjasama dengan Polri, agar lalu lintas di kawasan tersebut lancar.

Menurutnya, kondisi jalan alternatif saat ini sudah sama kualitasnya dengan jalan tol.

LEAVE A REPLY