Wow, Pantai Berawa Bali Diserbu Ribuan Penari Kecak! Kok Bisa?

0
596
Pertunjukan tari kecak di Bali. (foto: id.bookmyshow.com)

Traveler, akan ada serbuan penari kecak ke Pantai Berawa di Bali. Menakutkan? Tentu tidak. Sebab, Desa Tibubeneng, Kabupaten Badung, Bali, bakal menyelenggarakan Berawa Beach Art Festival di kawasan Pantai Berawa pada 22-25 Pebruari 2018 yang akan melibatkan para penari itu.

Bertema ‘Pasisi Lango’ atau ‘Gerbang Transisi’, festival ini akan menggelar banyak kegiatan seni, budaya, dan kuliner selama tiga hari penyelenggaraannya.

Sejumlah seniman yang akan berpameran di sini antara lain Ichwan Noor, Teguh Priyono, Hedi Heriyanto, Putu Sutawijaya, Putu Adi Gunawan, Nyoman Adiyana “Ateng”, Ismanto Wahyudi, Ketut Putrayasa, Wayan Upadana Tita Rubi (Yogyakarta) Nyoman Erawan, Agung Mangu Putra, Made Bhudiana, Chusin Setyadikara, Nyoman Sujana, Ida Bagus Putu Purwa, Made Alit Suaja Ngakan Arta Wijaya, Willy Himawan, Iwan Yusuf, Watoni, Isa Ansori, Suwandi, dan Fadjar Djunaidi.

Berawa Beach Arts Festival juga akan menampilkan Performing arts & Music berupa garapan tari dan komposisi musik yang mengangkat nilai-nilai pesisir Kuta Utara. Termasuk juga kolaborasi Agus Teja (flute music instrumental) dan Balawan (guitar instrumental).

Tari Kecak Kolosal

Selain pameran lukisan, patung, mural, dan video, dalam festival ini juga bakal ditampilkan atraksi Tari Kecak 5555, yang merupakan Tari Kecak kolosal dengan 5.555 orang peserta dari kawasan Badung.

Kepala Desa Tibubeneng, Made Kamajaya, mengatakan kalau Tari Kecak 5555 terinspirasi dari Tari Kecak versi Desa Adat Ulapan Blahkiuh asal Kabupaten Badung.

Kamajaya mengatakan, tari Kecak 5555 adalah sebuah karya musik kecak instrumental. Disajikan secara konser. Mengambil format instrumental karena ingin memberikan ruang eksplorasi terhadap elemen-elemen kecak seperti warna suara dan formulasi kilitan kecak secara murni.

Dikatakan kecak tersebut mengambil potensi dari kekayaan garap kecak Ulapan Blahkiuh, Kabupaten Badung. Selain mengolah elemen warna suara “chorus cak”, juga ada unsur “body cak” dengan memaksimalkan warna suara dari tepukan tangan, dada dan paha.

“Peserta kecak kolosal tersebut merupakan gabungan dari perwakilan siswa SMK dan beberapa SMA di Kabupaten Badung. Keunikan dari tari kecak itu yakni tidak hanya menampilkan peserta laki-laki, akan tetapi juga melibatkan peserta perempuan,” ujarnya lewat Eljohnnews.

Yuk, kulineran!

Pantai Berawa Bali. (foto: beachhouseberawa.com)

Wisata kuliner berupa makanan laut juga bisa dinikmati pengunjung yang datang dalam festival ini.

Perwakilan dari 13 banjar (dusun) siap membuka lapak seafood dengan beragam olahan. Tak hanya membuat perut kenyang, pengunjung juga bisa menambah wawasan mengenai asal usul menu yang diolah.

“Berawa Beach Art Festival sebagai upaya pelestarian budaya Bali, khususnya yang berada di kawasan Pantai Berawa. Selain itu, juga untuk memberdayakan masyarakat kami di tengah bergeliatnya sektor pariwisata, terlebih Pantai Berawa semakin ramai dikunjungi wisatawan mancanegara,” kata Kamajaya, seperti yang dilansir cnnindonesia.

Pantainya anak muda

Pantai Berawa menjadi populer karena kawasan terdekatnya, Canggu, saat ini juga sedang naik pamor. Dari kawasan Seminyak, pantai ini bisa ditempuh selama 30 menit dengan kendaraan bermotor.

Pantai Berawa berpasir hitam dan berombak lumayan tinggi. Oleh karena itu, banyak surfer yang datang untuk berselancar di sini.

Karena banyak dikunjungi anak muda, di sekitar pantai ini banyak berdiri kafe dan bar yang bersuasana santai. Banyak turis yang berpendapat bahwa harga menu yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibandingkan Seminyak.

LEAVE A REPLY