Wow, Ada Hutan Mangrove Dengan Terumbu Karang di Maluku!

0
435
Foto: travel.detik.com

Traveler, hutan mangrove kini cukup banyak di Indonesia. Namun hutan mangrove dengan terumbu karang? Wah, Anda bisa datangi dan saksikan di Telaga Kum, Kepulauan Sula, Maluku Utara. Ajaib ya!

Seperti dilansir detikTravel, Pemkab Sula, sempat mengundang awak media untuk berkunjung ke Telaga Kum. Dipandu langsung oleh Bupati Kepulauan Sula, Hendrata Thes, para wartawan disuguhkan langsung keunikan dari hutan mangrove Telaga Kum.

Nama Kepulauan Sula di Maluku Utara memang masih jarang terdengar di kalangan Traveler. Namun layaknya aneka destinasi indah di Indonesia, Kepulauan Sula menyimpan sejumlah ‘hidden gem’, seperti Telaga Kum di Pulau Mangoli.

Panorama Alami Sepanjang Perjalanan

Foto: www.sukita.info

Dari Pelabuhan Sanana di Pulau Sulabesi, pulau terbesar di Kepulauan Sula, perjalanan menuju Telaga Kum memakan waktu sekitar 1 jam lebih menggunakan speedboat. Panorama alami sepanjang perjalanan tentu saja tersaji.

Setibanya di mulut telaga, Anda bisa berganti moda transportasi dengan perahu sampan berkapasitas 8-10 orang. Kapal sekelas speedboat memang tidak dapat masuk ke dalam telaga karena ukurannya yang besar.

Perahu sampan akan masuk ke dalam telaga yang dipenuhi oleh pohon bakau di sisi kiri dan kanannya. Nah, permukaan air di telaga yang jernih langsung menampilkan panorama terumbu karang.

Padahal umumnya, air di hutan mangrove cenderung keruh dan hijau. Namun lain halnya di Kepulauan Sula, jernih dan dihiasi oleh terumbu karang. Suatu fenomena unik yang jarang dijumpai di hutan mangrove.

Seperti Dalam Film

Foto: www.sukita.info

Telaga Kum begitu indah. Sekilas, nampak seperti di pemandangan dalam film dengan latar Sungai Amazon. Tenang, tiada kebisingan dan hanya ada suara alam. Telaga Kum memang masih begitu perawan dan belum tersentuh oleh tangan pembangunan.

Ke depannya, Bupati Hendrata berencana untuk membuat sebuah akomodasi di Pulau Pagama yang berjarak tidak jauh dari Pulau Mangoli. Telaga Kum pun akan dijadikan salah satu objek wisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan saat menginap di Pulau Pagama.

“Nanti saya akan bikin resort di Pulau Pagama. Nanti wisatawan bisa mampir ke sini,” ujar Hendrata.

Ya, Kepulauan Sula memang tengah berbenah untuk menarik wisatawan. Walau masih belum populer, Traveler pecinta petualangan tentunya dapat menjadikan Kepulauan Sula sebagai salah satu destinasi anti mainstream yang perawan dan menantang untuk dijelajahi.

LEAVE A REPLY