Wisata Cagar Budaya Pabrik Gula Gondang Winangoen Klaten

0
636
Pabrik Gula Gondang Winangoen Klaten. (foto: Jelajah Nesia)

Kabarnya, selalu rutin, rombongan para cucu dari negeri Belanda yang ingin bernostalgia mengingat napak tilas para kakeknya yang pernah menjadi pekerja di Pabrik Gula tua di Gondang Winangoen Klaten. Menurut Saroh Ganik Haryati dalam laman kompasiana.com, Pabrik Gula Gondang Winangoen Klaten ini berdiri sejak awal abad ke 19 atau pada tahun 1860.

Pada masa jayanya dahulu, pabrik gula ini beroperasi kurang lebih menguasai lima daerah perkebunan seperti Ceper, Krapyak, Ketandan, dan sebagainya. Seiring dengan permintaan dan pertambahan kapasitas produksi, maka pabrik gula berkembang semakin besar. Awalnya di tahun 1871 luas lahan perkebunannya sekitar 207,2 hektar. Tetapi dengan meningkatnya permintaan gula, maka tahun 1919 perkebunannya diperluas hingga menjadi 852,2 hektar. Dalam sejarahnya, Pabrik gula Gondang Winangoen mencapai masa jaya pada periode tahun 1889 hingga tahun 1925.

Kereta tua penarik tebu atau lori di Museum Gula Gondang Winangoen Klaten. (foto: i.ytimg.com)

Menariknya, jika Anda menyempatkan mengunjungi Museum Gula di dekat Pabrik gula Gondang Winangoen ini, dikatakan bahwa pabrik gula ini merupakan salah satu pabrik yang menggunakan mesin tradisional.  Mesinnya menggunakan mesin uap dari masa revolusi industri dan hingga saat ini masih dapat Anda saksikan. Nah, hal itulah yang menyebabkan banyak turis dari negeri Belanda yang kadang ingin bernostalgia mengenang romantika masa kejayaan Pabrik gula Gondang Winangoen ini.

Saat ini, Pabrik gula Gondang Winangoen sebenarnya masih beroperasi, namun bedanya hanya memproduksi sedikit. Sejak tahun 2009, area Pabrik gula Gondang Winangoen dikembangkan menjadi “Agrowisata Gondang Winangoen”. Maka, disamping sebagai wisata cagar budaya atau heritage, di kawasan ini juga dikembangkan berbagai sarana wisata untuk bersantai, menikmati ramuan kopi dan berbagai hasil perkebunan.

Bahkan, di Pabrik gula Gondang Winangoen ini di samping Anda menyaksikan mesin produksi tebu yang kuno, Anda juga masih dapat menikmati kereta tua penarik tebu atau yang terkenal disebut sebagai “lori”. Maka, di Pabrik gula Gondang Winangoen masih dioperasikannya lokomotif tebu atau sering disebut lori untuk wisata mengelilingi kawasan Pabrik gula Gondang Winangoen. Anda pastilah akan menikmati pemandangan area pabrik yang sudah terbilang tua, dengan nostalgia dan tentu edukatif, karena sekalian belajar di Museum Gula di dalamnya.

LEAVE A REPLY