What? MotoGP Akan Berlangsung di Indonesia!

0
453
Para pembalap MotoGP tengah bertarung. (Foto: autos.id)

Wow! Impian para pencinta motor sport untuk menyaksikan gelaran MotoGP di Indonesia akan segera terwujud. Tentu saja, kesempatan untuk menonton langsung jagoan balap motor Anda bukan hanya angan-angan.

Begini. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengundang sejumlah menteri dan penyelenggara MotoGP di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Kepresidenan, jakarta, Rabu (18/4/2018).

Pada kesempatan itu, ditegaskan bahwa pemerintah akan memberi dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat pada 2020 yang akan datang.

Potensi Pariwisata

Menpar Arief Yahya yang selalu bersemangat membangun dunia kepariwisataan Indonesia agar dikenal dunia. (foto: www.lombokpost.net)

Salah satu menteri yang senang dengan kepastian itu adalah Menteri Pariwisata Arief Yahya. Betapa tidak? Ia memperkirakan keuntungan yang akan diterima oleh negara dari hasil penyelenggaraan ini bisa mencapai Rp2 triliun.

Hal ini diungkapkannya usai menggelar rapat bersama dengan Kantor Staf Presiden (KSP) dan Direktur MotoGP itu. “Paling senang saya ini karena akhirnya jadi,” ungkap Arief Yahya, dikutip dari Infonawacita.com.

Ia menjelaskan jika pemerintah menargetkan 100 ribu wisatawan mancanegara yang jika dikalikan 1000 dolar AS maka akan mencapai 100 juta dolar AS atau sekitar Rp1 Triliun.

“Tapi yang paling besar media value-nya, karena ada 60 broadcaster yang siarkan ke 200 negara. Jadi value-nya Rp2 triliun, dalam lima hari kita akan dapat Rp3 triliun. Itu akan bagus untuk Indonesia,” ungkap Arief.

Dampak Signifikan

Bayangkan jika penonton seramai itu memadati tribun Sirkuit Internasional Sentul. (foto: f1gears.com)

Salah satu pihak penyelenggara MotoGP 2020 Ananda Mikola juga optimistis jika MotoGP Indonesia akan berdampak signifikan pada tingkat kunjungan pariwisata Indonesia. Ia memprediksi akan ada 150 ribu penonton dari perhelatan balap kelas dunia tersebut.

“Sayang jika yang nikmati hanya Thailand dan Malaysia, sedangkan 80 persen kita yang menonton,” jelasnya.

Meskipun Pemerintah tidak mengeluarkan anggaran pada perhelatan tersebut, namun tetap akan mempertimbangkan pembangunan terkait fasilitas publik pada perhelatan MotoGP 2020 ini.

LEAVE A REPLY