Warung Es Mbah Yadi, Warung Pojok Pelepas Dahaga

0
475
Warungnya yang terletak di pojok Jalan Lamper Kidul.

Warung Es Mbah Yadi yang tepatnya terletak di Lamper Kidul, Semarang Selatan, Kota Semarang, memang sudah dikenal oleh beberapa kalangan sebagai warung es yang lengkap untuk melepas dahaga, apalagi di siang hari. Warung ini sudah menjadi langganan para pelajar, mahasiswa dan juga terutama para sales yang sedang melakukan perjalanan.

Letaknya, tepat di pojok jalan Lamper Kidul, di samping Gereja Katolik Mater Dei. Warung Es Mbah Yadi memang sudah lama menjadi semacam ikon di sekitar Jalan Lamper Kidul Semarang sebagai ikon warung es yang terkenal dengan Es Soda Gembiranya. Namun, juga tersedia es-es lainnya terutama es campur dan botol Es Temu Lawaknya yang juga cukup terkenal.

Terkenal dengan Es Soda Gembirannya

Warung Es Mbah Yadi memang menjadi rujukan atau ampiran bagi para sales dan para driver ojek online untuk melepas dahaga. Maka, tak heran jika setiap hari, khususnya di terik siang, berjajar sepeda motor yang parkir untuk melepas dahaga. Kebanyakan para pelanggan memang selalu pesan Es Soda Gembiranya yang memang sudah terkenal sejak zaman dahulu.

Saat ini warung di jaga oleh anak dari Mbah Yadi

Di samping itu, sekarang di Warung Es Mbah Yadi ini juga tersedia nasi bungkus dan berbagai gorengan yang juga sering menjadi menu pengiring minuman yang dipesan. Tentu, karena di Warung Es Mbah Yadi ini menu spesialnya adalam minuman beragam es, maka kebanyakan para pelanggan memang ingin melepas dahaganya.

Ada Juga Es Botol Temu Lawak Zaman Klasik

Menariknya di Warung Es Mbah Yadi juga tersedia minuman botol Temu Lawak yang terbilang klasik dan legendaris di Semarang. Maka, tak heran, jika selain Es Soda Gembiranya, es botol Temu Lawak juga menjadi menu favorit yang sering dipesan oleh para pelanggan yang datang. Apalagi, rasanya yang klasik dan telah menjadi ikon generasi 80an itu masih tersedia di warung es ini.

Es botol Temu Lawak yang segar dan klasik

Warung Es Mbah Yadi memang dirintis oleh almarhum Pak Yadi sejak tahun 85-an di pinggir Jalan Lamper Kidul. Awalnya, warungnya terletak di seberang gereja. Namun, ketika suatu kali, seorang pastur Katolik yang mengawali Gereja Katolik Mater Dei, memberi kesempatan untuk membuka di pojokan gereja, maka hingga sekarang warung ini berpindah di tempat ini.

LEAVE A REPLY