Wah, Kota Serang Siap Sambut Ribuan Suku Baduy!

0
121
Acara Seba yang biasanya dilakukan setelah Kawalu. Suku Badui Luar dan Badui Dalam berkumpul. (Foto: www.josstoday.com)

Traveler, Kota Serang siap sambut ribuan Suku Baduy lho! Sebuah prosesi budaya keren akan terjadi 26-29 April di Kota Serang, Banten. Namanya Seba Baduy. Hal luar biasa bukan?

Nah, pada momen itu, ribuan warga Baduy akan membanjiri Kota Serang. Seba Baduy memang merupakan prosesi adat Suku Baduy atau Urang Kanekes. Kegiatan ini sudah berlangsung selama ratusan tahun.

Siapkan Rangkaian Kegiatan

Sebagai penyambutan bagi warga Suku Baduy, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten telah menyiapkan acara keren; Festival Indonesia Festival Exciting Banten on Seba Baduy. Acara ini akan digulirkan beberapa hari sebelum perayaan Seba Baduy 2018.

“Serangkaian kegiatan akan kita siapkan untuk meramaikan perayaan Seba Baduy 2018. Salah satunya kita akan gelar pameran fashion, ekonomi kreatif yang dalam hal ini kita berencana akan menampilkan kerajinan tenun dari Baduy,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati, seperti dilansir Kemenpar.

Foto: Kementerian Pariwisata/Facebook

Ya, Dispar Provinsi Banten sepertinya tidak main-main dalam menyambut ribuan Suku Baduy. Beragam pertunjukan budaya akan ikut disuguhkan. Mulai dari tari-tarian, marching band, wayang golek, dan layar tancap dihadirkan.

“Sampai saat ini, persiapan masih kami matangkan. Kami ingin tampilkan yang terbaik. Kami ingin wisatawan lebih terhibur. Sehingga budaya Banten yang kaya dapat lebih dikenal wisatawan,” ujarnya.

Eneng pun mengajak wisatawan untuk datang ke Kota Serang. Wisatawan diajak menjadi saksi kehikmatan, kesakralan serta keindahan Seba Baduy. Sehingga nantinya wisatawan memahami kearifan lokal budaya masyarakat Baduy.

“Yang pasti, banyak keseruan dengan menyaksikan langsung tradisi Seba. Selain terhibur, wisatawan akan melihat gambaran keteguhan dan kesederhanaan dari sikap dan penampilan masyarakat adat Baduy,” ucapnya.

Seba Baduy yang Unik

Seba Baduy memang unik. Ribuan masyarakat Baduy Dalam dan Luar bakal turun gunung membanjiri Kota Serang. Tujuannya hanya satu. Menghantarkan hasil bumi hasil panen ke Gubernur Banten.

Ini merupakan perjalanan spiritual Suku Baduy. Mereka akan menyusuri jalan-jalan, naik turun gunung, keluar masuk kampung, dan lain-lainnya dengan berjalan kaki.

Prosesi tersebut merupakan upacara adat Seba digelar setelah Urang Kanekes melaksanakan Puasa Kawalu selama tiga bulan dan musim panen tiba.

Selama tiga bulan itulah masyarakat luar dilarang memasuki wilayah Baduy Dalam, yakni Cibeo, Cikeusik, dan Cikartawana.

Urang Kanekes hingga saat ini tetap kokoh mempertahankan adat dan menjaga alam. Setidaknya tercermin dalam melalui pepatah mereka:

“Lojor teu meunang dipotong, pendek teu meunang disambung” (Panjang tidak boleh dipotong, pendek tidak boleh disambung).

LEAVE A REPLY