Tren Baru Wisata Ramadan; Susur Sungai Malam Martapura!

0
461
Lampu-lampu indah saat susur sungai malam Sungai Martapura. (Foto: bisniswisata.co.id)

Traveler, sudah tahu tren baru wisata terkini? Seru lho, Anda bisa melakukan wisata susur sungai malam di Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, selama bulan Ramadan ini.

Bayangkan, hanya dengan 5 ribu rupiah per orang, Anda bisa naik kelotok atau perahu bermesin seraya menikmati semilir angin malam di tengah cahaya lampu jalanan

Tarif murah yang dikenakan angkutan air dalam sekali berlayar ini, menyebabkan banyak kaum remaja usai tarawih menyempatkan diri naik perahu unik kelotok ini lho.

Aktivitas Bersama Kunjungi Destinasi Oke

Mereka mempunyai aktivitas bersama mengunjungi berbagai destinasi oke lho. Bersama rombongan, mereka menyusuri ruang demi ruang lokasi sungai yang membelah wilayah Kota Seribu Sungai ini. Amat menghibur.

Pedestrian di tepian Sungai Martapura.

Patung Bekantan (kera hidung besar), Menara Pandang, Jembatan Merdeka, jembatan pasar lama dan pasar terapung, Pasar Wadai Ramadhan serta pemukiman atas air (lanting) yang banyak ditemui di kawasan tersebut, disusuri bersama.

Tanpa ragu, wisatawan biasa menikmati wisata dengan aktivitas swafoto atau berforo ramai-ramai di atas kapal kelotok saat lewati kawasan wisata andalan di sela-sela susur sungai.

Populer, Favorit, dan Membludak

Wisata susur malam ini jadi begitu populer, bahkan menjadi wisata favorit di bulan Ramadan ini. Itulah mengapa sebabnya, wisatawan membludak karena susur sungai malam di Sungai Martapura ini menjadi magnet kuat.

Seperti dilansir Antara, destinasi ini makin ramai di Sabtu dan Minggu. Bagaimana tidak, dua hari dalam seminggu tersebut terdapat atraksi pasar terapung, menyajikan aneka jualan yang khas berupa hasil alam setempat.

Jadi, pengunjung menikmati wisata susur sungai seraya belanja di lokasi pasar terapung yang pedagangnya didominasi wanita berpakaian khas bertopi lebar (tanggui).

Gambaran pasar apung yang ada di lokasi wisata. (Foto: princesssyahrira.blogspot.com)

Pasar Wadai Ramadhan (Ramadhan Cake Fair) tepatnya di tepian Sungai Martapura ini menambah kesemarakan wisata sungai. Banyak sekali digelar dagangan kue-kue tradisional yang bermunculan saat Ramadhan dan sulit diperoleh bila hari-hari biasa lho.

Termasuk kue-kue yang bernilai sakral yang biasanya muncul saat ritual dan upacara pengobatan, seperti kue lamang, cucur, cingkarok, wajik dan lainnya.

Sangat asyik untuk berburu kuliner, lalu menikmatinya di tepian sunagi sambil mengobrol bertukar pikiran.

Yah, semoga menjadi berkah Ramadan bagi para pengemudi kelotok. Sebab, penikmat wisata susur sungai ini tak hanya penduduk di Provinsi Kalimantan Selatan, tapi juga berasal dari luar daerah, Kalteng, Kaltim, Pulau Jawa, Sumatera. Bahkan dari Singapura dan Malaysia. Luar biasa!

LEAVE A REPLY