7 Taman Nasional yang Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO

0
231
Taman Nasional Lorentz, Papua yan menakjubkan. (Foto: http://tempat-wisata-nusantara.blogspot.co.id)

Traveler, Situs Warisan Dunia UNESCO (bahasa Inggris: UNESCO’s World Heritage Sites) adalah sebuah tempat khusus seperti yang telah dinominasikan untuk program Warisan Dunia internasional yang dikelola UNESCO World Heritage Committee.

Sebuah Situs Warisan Dunia adalah suatu tempat Budaya dan Alam, serta benda yang berarti bagi umat manusia dan menjadi sebuah Warisan bagi generasi berikutnya.

Nah, di Indonesia yang kaya ini, terdapat banyak situs warisan dunia selain taman nasional. Ada keraton, candi, pulau, dan lain sebagainya. Kali ini, Travel Today menghimpun daftar taman nasional yang jadi Situs Warisan Dunia UNESCO. Traveler, Anda perlu tahu 7 taman nasional ini:

1. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan – Sumatera

Foto: Tourism Indonesia

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan adalah sebuah taman nasional yang ditujukan untuk melindungi hutan hujan tropis pulau Sumatra beserta kekayaan alam hayati yang dimilikinya. UNESCO menjadikan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sebagai Warisan Dunia.

Sayangnya, hilangnya habitat sehubungan dengan konversi hutan menjadi permukiman, pengolahan dan perkebunan telah menjadi ancaman utama bagi taman dan kelangsungan hidup spesies yang terancam di dalamnya. Maka, Traveler, semua harus memiliki kepedulian agar alam tetap lestari.

2. Taman Nasional Bunaken – Sulawesi Utara

Foto: ahloo update

Taman Nasional Bunaken adalah taman laut yang terletak di Segitiga Terumbu Karang, menjadi habitat bagi 390 spesies terumbu karang dan juga berbagai spesies ikan, moluska, reptil dan mamalia laut. Taman Nasional Bunaken merupakan perwakilan ekosistem laut Indonesia, meliputi padang rumput laut, terumbu karang dan ekosistem pantai.

Pada tahun 2005, Indonesia mendaftarkan taman nasional ini kepada UNESCO untuk dimasukan kedalam Situs Warisan Dunia. Meskipun memiliki status taman nasional dan mendapat pendanaan yang cukup, taman ini mengalami degradasi kecil akibat penambangan terumbu karang, kerusakan akibat jangkar, penggunaan bom dan sianida dalam menangkap ikan, kegiatan menyelam dan sampah.

3. Taman Nasional Komodo – Nusa Tenggara

Foto: Panduan Jalan Jalan

Letaknya di antara Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Taman Nasional Komodo memiliki luas 173.300 ha meliputi wilayah daratan dan lautan dengan lima pulau utama yakni Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, Gili Motang, Nusa Kode dan juga pulau-pulau kecil lainnya.

Kepulauan tersebut dinyatakan sebagai Taman nasional untuk melindungi Komodo yang terancam punah dan habitatnya serta keanekaragaman hayati di dalam wilayah tersebut.

Taman lautnya dibentuk untuk melindungi biota laut yang sangat beragam yang terdapat disekitar kepulauan tersebut, termasuk yang terkaya di bumi. Pada tahun 1991, taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

4. Taman Nasional Taka Bonerate – Sulawesi Selatan

Foto: Wisata Hits-blogspot

Taman Nasional Taka Bonerate adalah taman laut yang mempunyai kawasan atol terbesar ketiga di dunia. Luas total dari atol ini 220.000 hektare dengan sebaran terumbu karang.

Kawasan di Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ini sangat unik dan menarik. Ada sebanyak lima belas buah pulau di Taman Nasional Taka Bonerate sehingga sangat bagus untuk kegiatan menyelam, snorkeling, dan wisata bahari lainnya.

Sejak Tahun 2005 Taman Nasional Taka Bonerate telah di calonkan ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia.

Dalam rangkaian Hari jadi Kepulauan Selayar di lokasi ini setiap tahunnya diadakan festival yang bertajuk Sail Taka Bonerate atau sebelumnya disebut Takabonerate Island Expedition (TIE).

5. Taman Nasional Ujung Kulon – Jawa

Foto: Damn! I Love Indonesia

Taman Nasional Ujung Kulon terletak di bagian paling barat Pulau Jawa, Indonesia. Kawasan taman nasional ini pada mulanya meliputi wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil di sekitarnya seperti Pulau Handeuleum dan Pulau Peucang dan Pulau Panaitan. Kawasan taman nasional ini mempunyai luas sekitar 122.956 Ha; (443 km² di antaranya adalah laut), yang dimulai dari Semenanjung Ujung Kulon sampai dengan Samudera Hindia.

Ujung Kulon merupakan taman nasional tertua di Indonesia yang sudah diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO pada tahun 1991, karena wilayahnya mencakupi hutan lindung yang sangat luas. Sampai saat ini kurang lebih 50 sampai dengan 60 badak hidup di habitat ini.

6. Taman Nasional Betung Kehirun – Kalimantan

Foto: picnesia

Taman Nasional Betung Kerihun (sebelumnya Gunung Bentuang) adalah taman nasional yang terletak di provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Taman nasional ini didirikan pada tahun 1992, dan memiliki wilayah seluas 8.000 km² (3.100 mil²). Bersama dengan Lanjak Entimau di Malaysia, taman nasional ini telah diusulkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.

Dalam Pesona Indonesia, tempat ini menyimpan keanekaragaman hayati yang luar biasa kaya. Karena keunikan bentang alam dan tingginya keanekaragaman hayati, taman nasional ini sudah sepantasnya menjadi salah satu destinasi ekowisata yang menawarkan tantangan hutan tropis liar nan eksotis. Berada di ketinggian 300-1960 m dpl, TNBK adalah habitat alami bagi 1.216 jenis keanekaraman tumbuhan yang terdiri dari 418 genus dan 110 famili (75% endemik Kalimantan)

7. Taman Nasional Lorentz – Papua

Foto: zonalibur.com

Taman Nasional Lorentz adalah sebuah taman nasional yang terletak di provinsi Papua, Indonesia. Dengan luas wilayah sebesar 2,4 juta Ha; Lorentz merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara.

Taman ini masih belum dipetakan, dijelajahi dan banyak terdapat tanaman asli, hewan dan budaya. Pada 1999 taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Wilayahnya juga terdapat persediaan mineral, dan operasi pertambangan berskala besar juga aktif di sekitar taman nasional ini. Ada juga Proyek Konservasi Taman Nasional Lorentz yang terdiri dari sebuah inisiatif masyarakat untuk konservasi komunal dan ekologi warisan yang berada di sekitar Taman Nasional Loretz ini.

LEAVE A REPLY