Toleransi Bukit Kasih di Kawangkoan Minahasa Sulawesi Utara

0
394
Tugu Toleransi sebelum menuju ke puncak Bukit Kasih, Kawangkoan Sulawesi Utara. (foto: sgimage.detik.net.id)

Bukit Kasih di Kawangkoan Sulawesi Utara merupakan sebuah bukit yang memang diperuntukkan bagi simbol toleransi di Indonesia. Bukit ini berada di kaki Gunung Soputan. Bagi Masyarakat Sulawesi khususnya masyarakat Minahasa, ada semboyan “Torang Samua Ba’saudara”, yang artinya “Kita semua bersaudara”.  Semboyan itu nyata ditampakkan di Bukit Kasih itu. Bukit itu, sekarang menjadi tempat wisata rohani. Dalam laman gocelebes.com di puncak Bukit Kasih ini Anda akan menemukan 5 tempat ibadah dari 5 agama yang diakui di Indonesia. Ada Masjid (Islam), 2 Gereja (Katholik dan Kristen Protestan), Vihara (Budha), dan Pura (Hindu). Kelima tempat ibadah tersebut dihubungkan dengan sebuah akses jalan berupa anak tangga. Tempat-tempat ibadah yang dibangun di Bukit Kasih ini, dibangun untuk mewakili simbol rasa toleransi para penganut agama agar hidup berdampingan dalam kerukunan.

Jika Anda mengunjungi Bukit Kasih itu, pada pintu masuk kompleks bukit, Anda akan menemui sebuah monumen dengan tinggi kurang lebih 22 meter. Monumen itu dinamai Tugu Toleransi. Tugu Toleransi berbentuk segi lima, dimana setiap sisinya tedapat ukiran gambar dan simbol serta kutipan ayat Kitab Suci dari masing-masing agama. Tugu Toleransi itu juga menampilkan gambar dan kutipan ayat dari kelima agama. Tugu Toleransi ini dibangun sebagai monumen pengingat agar senantiasa menjunjung kehidupan untuk saling bertoleransi antar umat beragama.

Wajah itu, adalah gambaran wajah nenek moyang masyarakat Minahasa, Toar dan Lumimuut. Pahatan wajah ini bermaksud agar masyarakat Minahasa tidak lupa dengan nenek moyang mereka yang juga menjunjung nilai-nilai toleransi. (foto: www.indonesiakaya.com)

Jika Anda berjalan semakin ke atas, melewati Tugu Toleransi menuju ke puncak Bukit Kasih, Anda akan melihat dari kejauhan rimbunnya pepohonan dan indahnya perbukitan. Kelima tempat ibadah yang berada di puncak bukit juga terlihat. Anda juga akan menemui pahatan wajah yang cukup besar pada dinding tebing. Wajah itu, adalah gambaran wajah nenek moyang masyarakat Minahasa, Toar dan Lumimuut. Pahatan wajah ini bermaksud agar masyarakat Minahasa tidak lupa dengan nenek moyang mereka yang juga menjunjung nilai-nilai toleransi.

Maka, jika Anda berkesempatan menengok Bukit Kasih ini, Anda dapat berwisata rohani di salah satu tempat ibadah yang ada di bukit itu. Anda akan diingatkan bahwa pemandangan di bukit ini, memberikan simbol-simbol tolerasi beragama. Bahkan, Bukit Kasih ini, juga mempunyai nama lain sebagai Bukit Perdamaian. Sebuah simbol tentang semboyan yang dimiliki masyarakat Sulawesi, untuk senantiasa menjaga perdamaian.

Selain itu, disamping wisata rohani dan menyaksikan pemandangan indah, Anda sekaligus diingatkan akan nilai penting kerukunan antar umat beragama.

LEAVE A REPLY