Tanpa Disadari, 7 Kuliner Indonesia Ini Merajai Dunia Lho!

0
32
Indomie Mendunia hingga Nigeria. (Foto: nusantara.news)

Tak lagi ‘dijajah’ kuliner luar negeri yang meraja di Indonesia, kuliner Indonesiapun mampu merajai dunia lho! Terkadang ada diantaranya yang tanpa disadari oleh orang Indonesia sendiri, bahwa kuliner kelas dunia yang sering mereka sambangi itu adalah milik orang Indonesia. Dikenal dunia pula!

Travel Today menghimpun dari berbagai sumber, 7 Kuliner Indonesia yang merajai dunia:

1. Es Teler 77

Foto: cdn.elevenia.co.id

Didirikan oleh Sukyatno Nugroho berdasarkan resep mertuanya, Murniati Widjaja pada tahun 1982 di Jakarta. Usaha kuliner Es Teler 77 saat ini sudah memiliki sekitar 180 gerai Es Teler 77 di Indonesia. Tersebar bahkan sampai di New Delhi, Melbourne Australia, Malaysia, dan Singapura.

2. Kacang Dua Kelinci

Foto: business.idntimes.com

PT. Dua Kelinci memproduksi jenis kacang ini. Dua Kelinci yang berawal dari kiprah dua tokoh yakni Hoe Die Ak dan Lau Bie Giok membuat pabrik kacang kemasan untuk menampung hasil panen para petani, pada tahun 1972. Kacang 80 varian ini mampu menembus pasar dunia sampai ke Singapura, Malaysia, Brunei, Amerika, Belanda dan Arab Saudi.

3. J.Co Donut & Coffee

Foto: yukepo.com

Produk J.Co Donut & Coffee sering membuat banyak orang “tertipu”. Sebagian besar menganggap bahwa kedai dengan menu utama donat ini merupakan produk luar. Padahal, ini berkat tangan dingin Johnny Andrean lho. Anda pasti hanya mengenalnya lewat bisnis salonnya saja bukan?

Singapura, Malaysia, Tiongkok, Filipina, serta menyusul Australia dan negara lain di Eropa, J.Co Donut & Coffee mendunia. Bahkan, tim yang dibawahi langsung oleh Johnny Andrean kini sedang melakukan riset ke Remini dan Bologna di Italia. Kabarnya mereka sedang mempersiapkan konsep kafe J.Lato yang akan menyajikan gelato dengan rasa khas Indonesia. Wah, bukan main!

4. Indomie

Foto: today.line.me

Nah, ini dia. Bukan rahasia umum bila Indomie mendunia.  cuma lidah orang Asia aja, bule dari berbagai belahan dunia pun mulai menyukai seduhan mie dengan berbagai varian rasa ini. Indomie sudah dipasarkan di hampir seluruh penjuru dunia, mulai dari Amerika, Australia, serta di berbagai negara di Asia, Eropa, hingga Afrika.

5. Kebab Turki Baba Rafi

Foto: www.babarafi.com

Namanya sih memang kebab Turki, namun kedai ini asli milik orang Indonesia! Nilam Sari dan Hendy Setiono, mendirikan usaha kuliner ini sejak 2003 silam. Siapa sangka, kreasi makanan Timur Tengah buatan pasangan suami istri kompak ini diterima dengan baik.

Dari satu outlet kecil di Surabaya, kini Kebab Turki Baba Rafi telah memiliki ribuan cabang di Indonesia. Di pasar dunia, Kebab Turki ini berkembang di China, Singapura, Srilanka, Belanda, Malaysia dan Filipina.

6. Bumbu Desa

Foto: www.klia2.info

Makanan Sunda berhasil dibawa ke pasar dunia oleh restoran Bumbu Desa. Ciri khas utama setiap gerai Bumbu Desa adalah sajian ala Sunda, Jawa Barat yang amat tradisional. Bumbu Desa sukses menguasai pasar di Asia Tenggara selain di Indonesia sendiri. Ke depan, Bumbu Desa akan mulai meluaskan usaha ke Australia dan Amerika. Permintaan untuk membuka gerainya di London pun telah dikantongi.

7. D’Penyetz

Foto: sutiono-kuliner.blogspot.co.id

Edy Ongkowijaya yang berhasil memasuki pasar kuliner 5 negara dengan outlet ayam penyetnya; D’Penyetz. Terinspirasi dari KFC, Edy optimis bisnis ayam penyetnya bisa mendunia. Edy memulai bisnis ayam penyetnya bukan di Indonesia, melainkan di Singapura pada tahun 2008 dengan nama awal Dapur Penyet. Saat ini, D’Penyetz memiliki 52 outlet di 5 negara; Singapura, Indonesia sendiri, Malaysia, Brunei, dan Myanmar.

LEAVE A REPLY