Taman Nasional Gunung Leuser dan Kepedulian Leonardo DiCaprio

0
188
Leonardo DiCaprio bersama rekan-rekannya menuju Taman Nasional Gunung Leuser. (foto: http: gunungleuser.or.id)

Mengingatkan kembali kehebohan di tahun 2016 tepatnya di bulan Maret, misi kedatangan Leonardo DiCaprio mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh dan Sumatera Utara. Bersama rekan-rekannya Adrien Brody, Fisher Stevens dan sejumlah kru, menjelajah kedalaman Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Mereka melihat langsung keanekaragaman flora dan fauna di sana, seperti gajah sumatera dan orang utan. Petualangannya ke TNGL, adalah untuk mendukung kegiatan konservasi di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Dihimpun oleh  detikTravel dari situs resmi TNGL, website resmi pariwisata Indonesia (indonesia.travel) dan website resmi Departemen Kehutanan, terdapat beberapa fakta Taman Nasional Gunung Leuser, antara lain Taman Nasional Gunung Leuser punya luas 1.094.692 hektar. Secara administrasi, taman nasional ini berada di dua provinsi yakni Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Seruan Leonardo DiCaprio tentang Taman Nasional Gunung Leuser melalui akun instagramnya. (foto: http: www.dailymoslem.com)

Taman Nasional Gunung Leuser juga menyandang 2 status yang berskala global yaitu sebagai Cagar Biosfer pada tahun 1981 dan sebagai World Heritage pada tahun 2004. Kedua status tersebut ditetapkan oleh UNESCO dan World Heritage Committee atas usulan pemerintah Indonesia setelah melalui rangkaian proses seleksi yang ketat.

Taman Nasional Gunung Leuser merupakan laboratorium alam yang kaya keanekaragaman hayati. Taman nasional ini merupakan habitat sebagian besar fauna, mulai dari mamalia, burung, reptil, ampibia, ikan, dan invertebrata.

Taman Nasional Gunung Leuser menyediakan suplai air bagi 4 juta masyarakat yang tinggal di Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara. Hampir 9 kabupaten tergantung pada jasa lingkungan taman nasional ini, yaitu berupa ketersediaan air konsumsi, air pengairan, penjaga kesuburan tanah, mengendalikan banjir, dan sebagainya.

Orangutan Sumatra di Taman Nasional Gunung Leuser yang wajib dilindungi. (foto: http: travel.grivy.com)

Leonardo Dicaprio beruntung bisa bertemu dengan 3 Orangutan Sumatera (Pongo abelii) dewasa di lokasi yang tidak jauh dari camp penelitian. Leo sangat terpukau melihat keindahan hutan Taman Nasional Gunung Leuser di SP Ketambe dan mendengar suara rangkong serta spesies burung lainnya. Selama hampir 2 jam ia habiskan untuk menyaksikan perilaku Orangutan Sumatera (Pongo abelii), satwa liar yang  97% genetikanya mirip dengan manusia.

“Balai Besar TNGL mendukung pihak-pihak yang beritikad baik membantu konservasi Leuser. Kami juga mengapresiasi pegiat lingkungan yang mengkampanyekan kelestarian alam, termasuk Leonardo DiCaprio dan rekan-rekannya ini”, ujar Kepala Balai Besar TNGL, Andi Basrul dalam gunungleuser.or.id.

“Yang penting siapapun yang masuk kawasan konservasi tetap mengikuti prosedur dengan mengurus perijinan sesuai peraturan yang berlaku”, lanjutnya.

Leonardo DiCaprio merupakan aktor sekaligus aktivis lingkungan yang gencar mengkampanyekan perubahan iklim. Melalui Leonardo DiCaprio Foundation, ia aktif mendukung kegiatan konservasi di seluruh dunia. Di Indonesia, yayasan ini membantu konservasi di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh dan hutan Aceh.

Pesan kunjungan Leonardo DiCaprio ke Taman Nasional Gunung Leuser. (foto: cdns.klimg.com)

Indonesia menjadi lokasi penting bagi mereka karena memiliki keragaman hayati yang sangat tinggi. Tak heran jika kebakaran hutan yang menghabiskan sekitar 2 juta hektar lahan tahun lalu membuat ia dan dunia tersentak.

Meski terdapat pro dan kontra akan kunjungannya, Leonardo DiCaprio tetap fokus dengan aktivitasnya untuk menyelamatkan lingkungan. Pada bulan Februari 2016 silam, Leo memang disebut mengucurkan dana sebesar USD 3,2 juta (Rp 43,5 miliar) untuk melestarikan hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia.

LEAVE A REPLY