Taman Doa Gantang, Ruang Eskapis di kaki Merapi

0
712
Suasana kawasan taman doa yang berada di tengah kawasan pedesaan dan persawahan (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Taman Doa Gantang yang lengkapnya dikenal dengan nama “Taman Doa Maria Ratuning Katentreman Lan Karaharjan,” merupakan taman doa yang luasnya 3.670 meter persegi di kaki Gunung Merapi, Sawangan, Gantang Magelang. Taman doa ini, walaupun masih sangat belia, karena baru diresmikan bagi Umat Katolik pada bulan Oktober 2017 yang lalu, namun sudah menyita perhatian.

Travel Today Indonesia mengunjunginya untuk mengetahui kemenarikan taman doa ini. Letaknya yang begitu menawan di daerah Sawangan dengan panorama Merapi dan berdekatan dengan Wisata Ketep Pass Magelang, membuat banyak peziarah mulai mengunjunginya. Walaupun tidak terlalu luas, dibandingkan dengan taman peziarahan lainnya, namun taman ini memberikan pesona yang akrab dengan umat Katolik di tanah Jawa.

Ikonografi Maria Ratuning Katentreman Lan Karaharjan yang bernuasa Jawa (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Di Taman Doa Gantang ini berdiri megah patung Ibu Maria yang beraroma ikonografi Budaya Jawa. Di kawasan taman doa-nya, juga dibangun ruang altar untuk perayaan Misa dan peribadatan, lengkap dengan gazebo-gazebo untuk duduk dan berdoa. Walaupun masih terus dikembangkan, namun kawasannya telah memberikan nuansa meditatif dengan panorama alam pedesaan dan Gunung Merapi yang eksotis.

Bagi Anda yang Katolik, Anda dapat melalui arah Ketep Pass menuju daerah Sawangan untuk mampir di Taman Doa Gantang ini. Walapun tempatnya agak tersembunyi dari jalan besar, namun akses masuknya cukup mudah, bahkan memungkinkan jika harus dengan rombongan bis kecil.

Saat ini pun, walaupun Taman Doa Gantang masih dalam tahap pengembangan, namun Anda tidak akan kesulitan untuk parkir. Ada beberapa tempat parkir di sekitar taman doa yang dapat dipergunakan, walaupun jika berjubel, biasanya mempergunakan lahan sekolahan.

Gazebo untuk doa dan duduk berkontemplasi menikmati syahdunya taman (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Taman doa ini memang memberikan nuansa eskapis dari hiruk pikuk keramaian kota, terutama dengan suasana pedesaan yang menawan. Sekitar taman, tampak terbentang perkebunan tanaman palawija dan persawahan yang masih asri. Apalagi dengan angin sepoi-sepoi dengan hawa kaki Merapi akan membuat semakin khusyuk dalam ruang doa.

LEAVE A REPLY