Tahun Baru Imlek 2569, Wayang Potehi Lestari di Kelenteng Kong Li Bio Temanggung

0
66
Foto: Wikipedia

Salah satu perayaan Tahun Baru Imlek 2569 ini yaitu dengan membuka pertunjukan Wayang Potehi. Umat Tri Dharma di Kelenteng Kong Ling Bio Temanggung, Jawa Tengah menggelarnya.

Pertunjukan Wayang Potehi ini dilangsungkan di halaman kelenteng dan ini gratis serta terbuka bagi masyarakat umum, demikian dijelaskan Lidya Samstyagraha, Sekretaris Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Cahaya Sakti Kong Ling Bio.

Ia melanjutkan, pentas Wayang Potehi itu berlangsung pada 13-18 Februari 2108. Dalam rangka ulang tahun Dewa Bumi atau Kongco Hok Tek Tjien Sien.

Foto: www.indonesiakaya.com

Dalam pertunjukan tersebut, kata Lidya, pihaknya mengundang dalang Wayang Potehi dari Jombang, Jawa Timur. Sedangkan judul pergelaran bertajuk ‘Tek Djeng Ngo Hoo Peng See’ atau Jenderal Tek Djeng menyerang ke selatan.

Ia mengatakan, pementasan wayang potehi dilakukan setiap hari dalam dua sesi. Mulai pukul 15.00-17.00 WIB dan pukul 19.00-21.00 WIB.

Pertunjukkan perdana pada Selasa petang lalu, ternyata mampu menyedot animo masyarakat Temanggung untuk menyaksikan.

Ikon Budaya yang Nyaris Tenggelam

Lidya mengatakan lewat Antara, wayang potehi merupakan ikon budaya Tionghoa yang keberadaannya di nusantara sempat tenggelam hampir setengah abad, karena belenggu Orde Baru melalui Inpres Nomor 14 Tahun 1967.

“Kesenian yang meramaikan Imlek ini baru muncul kembali di Indonesia setelah Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mencabut inpres tersebut,” jelasnya.

Foto: www.indonesiakaya.com

Memang, sejak reformasi, Wayang Potehi ini mulai ‘terselamatkan’. Maka, pagelaran ini dapat membuat kesenian asal Tiongkok yang kini menjadi salah satu kesenian tradisional Indonesia ini terus lestari.

Tradisi Wayang Potehi sudah ada di daratan Tiongkok sejak masa Dinasti Siong Theng (3000 SM). Potehi berasal dari kata poo (kain), tay (kantung), dan hie (wayang) yang artinya wayang berbentuk boneka terbuat dari kain.

Alat musik pengiringnya, antara lain berupa tong ko atau tambur, gwee kim atau mandolin. Serta tua jwee (terompet logam).

Bukan sekadar seni pertunjukan, Wayang Potehi bagi etnik Tionghoa memiliki fungsi sosial serta ritual. Tidak berbeda dengan wayang-wayang lain di Indonesia.

LEAVE A REPLY