Sstt, Liang Tembo Sitaro Ini Jadi Wisata Mistis Gua Keramat!

0
426
Foto: www.berantasonline.com

‘Liang Tembo’ berarti ‘Gua Kepala’. Ya, di dalamnya terdapat 12 tengkorak kepala manusia. Gua ini menjadi wisata mistis yang kini digemari wisatawan mancanegara. Liang Tembo menjadi unik karena dianggap sebagai gua keramat.

Memang karena anggapan itu justru membuat wisatawan mancanegara dan domestik penasaran dan ingin tahu mengenai kebenaran ceritanya. Bahkan menjadi salah satu destinasi wisata andalan baru Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Ia mengatakan, “liang tembo” memiliki keunikan karena sering dianggap sebagai gua keramat dan punya kekuatan mistik oleh warga sekitar, bahkan oleh umumnya penduduk asli daerah tersebut.

Kisah Mistis di Liang Tembo

Tak salah bila dikatakan Liang Tembo ini merupakan wisata mistis. Banyak kisah mistis berseliweran di daerah ini. Aneh, namun menarik.

Pemandu wisata free licence Jokman Harani, warga Desa Tanaki, Kecamatan Siau barat selatan ketika ditemui zonautara.com mengatakan, gua tersebut saat ini sudah banyak dikunjungi wisatawan untuk berfoto. Di lokasi itu, wisatawan dilarang meludah lho.

Foto: phinemo.com

”Sudah sering wisatawan lokal dan asing datang ke gua ini dan mengambil gambar. Ada yang berhasil namun ada juga yang setelah dicek, fotonya tidak ada,” katanya.

Diterangkannya pula bahwa “liang tembo” konon merupakan tempat tengkorak 12 kakak beradik, yang merupakan leluhur dusun Tanganga Tanaki yang dalam bahasa lokal disebut “yupung”.

Legenda Liang Tembo Sitaro

“Di antara 12 orang ini, ada seorang perempuan yang sangat terkenal keberanian dan kehebatannya bernama Dorongdasi, sehingga diabadikan oleh masyarakat dalam tarian lokal Sitaro,” katanya. Ya, tarian lokal Sitaro itu bernama Tarian Dorongdasi.

“Karena kesaktian mereka, konon menurut orang tua saya, walau sudah meninggal tengkorak mereka dapat digunakan untuk mengusir musuh (Bangsa Mangindano) yang datang merusak atau menjarah hasil tanaman. Dusun Tanganga dulunya bernama Mangingtanga yang artinya menghadapi musuh,” ujar Kepala Lindongan 01, Desa Tanaki, Monika Misa.

Menurut Jokman, dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, “liang tembo” banyak dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara, yang mau melihat keberadaan tempat itu dan mendengarkan cerita mistik dibaliknya.

Warga lokal Sitaro, juga menjadikan “liang tembo” sebagai lokasi kunjungan sehingga setiap hari tempat itu ramai oleh pengunjung.

Destinasi yang cukup menarik bukan?

LEAVE A REPLY