Sensasi Oleh-oleh Gula Kethak Kulon Progo Yogyakarta

2
54
Gula Kethak menjadi makanan ringan tradisional masyarakat jawa yang mudah dijumpai di depan Terminal Wates Kulon Progo Yogyakarta. (Foto Purwono Nugroho Adhi)

Pernahkah Anda mencicipi Gula Kethak ? Gula Kethak merupakan oleh-oleh khas Kulon Progo Yogyakarta yang dibuat dari endapan atau ampas minyak kelapa yang diolah dengan adonan gula jawa dan bumbu gurih. Dalam laman solopos.com, dikatakan bahwa Gula Kethak menjadi makanan ringan tradisional masyarakat jawa yang mudah dijumpai di depan Terminal Wates Kulon Progo Yogyakarta.

Gula Kethak biasanya dibungkus daun pisang kering. Pembuatannya terbilang membutuhkan proses yang cukup lama. Biasanya proses yang lama ketika mengeringkan gula dan daun pisang. Semua proses pengeringan dilakukan secara alami dengan mengandalkan panas matahari.

Pembuatan Gula Kethak biasanya dimasak seperti membuat wajik sambil terus diaduk sampai kurang lebih tiga jam. Setelah itu, gula yang dikeringkan dibungkus dengan daun pisang yang juga sudah kering. Daun pisang kering ini, biasanya ada yang memang disengaja dikeringkan, namun ada yang memang mencari daun pisang yang sudah kering secara alami.

Dewasa ini  Gula Kethak terbilang oleh-oleh yang sudah langka. Hal tersebut dikarenakan ampas minyak kelapa biasanya hanya diproduksi dalam skala rumahan dan sudah jarang ditemukan. Produksi Gula Kethak yang hanya rumahan, membuat tidak mudah ditemukan di toko oleh-oleh besar di Yogyakarta.

Namun, Anda masih dapat menemukan Gula Kethak ini dijual di sekitar kota Wates. Walaupun sudah terbilang langka, peminat makanan ringan ini terbilang masih banyak. Biasanya Gula Kethak ini disajikan dengan rentengan, ditautkan di sebuah tali pengikat untuk digantungkan. Warnanya yang hanya coklat kering, membuat orang kadang tak begitu melihatnya sebagai oleh-oleh yang unik dan menarik.

IMG 20170920 094709 - Sensasi Oleh-oleh Gula Kethak Kulon Progo Yogyakarta
Satu renteng Gula Kethak biasanya berisi sepuluh bungkus. (Foto Purwono Nugroho Adhi)

Harga satu renteng Gula Kethak  biasanya dibandrol 9 ribu hingga 12 ribu. Satu rentengnya biasanya berisi sepuluh bungkus. Bentuknya yang kering, berasa manis asem ini, membuat Gula Kethak sering disebut sebagai “cookies”nya orang Jawa.

Gula Kethak memang terbilang unik, bentuknya yang dibungkus dengan daun pisang kering, digantung satu renteng, membuat orang pasti akan penasaran. Maka, jika Anda mengunjungi Yogyakarta, mampirlah di Wates, lalu bawalah oleh-oleh Gula Kethak ini kepada kerabat Anda, dijamin mereka akan penasaran.

2 COMMENTS

  1. I think your page needs some fresh articles. Writing manually
    takes a lot of time, but there is tool for this time consuming task, search for: Ssundee advices unlimited content for
    any blog

  2. I think your blog needs some fresh posts. Writing manually
    takes a lot of time, but there is tool for this boring task, search for; Boorfe’s tips unlimited content

LEAVE A REPLY