Sejenak di Sanggar Lumbini Desa Wisata Wanurejo Magelang

0
168
Sudut pendopo untuk menerima tamu di Galeri Batik Lumbini.

Sanggar Lumbini yang berada di Desa Wisata Wanurejo Dusun Tingal Kulon, Borobudur, merupakan sanggar batik khas Borobudur. Sanggar ini setiap harinya buka pada pukul 08.00  hingga pukul 16.00 untuk wisata belajar membatik. Travel Today Indonesia menyambangi sanggarnya di malam hari untuk bercengkerama dengan Bapak Win selaku pemilik dan pengembang sanggar batik ini.

Sanggar Batik Lumbini ini sudah berdiri sejak tahun 2011. Sanggar ini tepatnya berada dan beralamat di Tingal Kulon RT 02/RW 02, Wanurejo, Borobudur, Magelang. Sanggar ini memang sudah menjadi bagian dari wisata desa yang sudah dikenal dengan “Desa Wisata Budaya dan Kriya” dimana di kawasan ini terdapat berbagai kegiatan dari edukasi dan budaya seperti membatik, menari, dan berbagai sajian home industri.

Sanggar Batik Khas Borobudur

Sanggar Lumbini Desa Wisata Wanurejo ini memang terus dikembangkan untuk menjadi salah satu pengembang wisata desa di seputar Borobudur. Salah satu yang hingga kini terus dikembangkan adalah usaha Batik Lumbini yang produknya terus dikembangkan dari batik tulis hingga cap dengan corak-corak khas Borobudur. Biasanya coraknya bermotif Stupa hingga Mandala Borobudur.

Bapak Win dan istrinya Ibu Rita sudah mengembangkannya cukup lama sanggar ini sebagai sanggar untuk edukasi membatik bagi wisatawan dan anak muda. Bahkan, Bapak Win dan istrinya mempunyai impian untuk mengembangkan sanggarnya dengan khasanah budaya lainnya, dari tari hingga edukasi budaya.

Produk kopi organik yang juga dipasarkan di sanggar ini.

Setiap harinya, Bapak Win ini bekerja sebagai tenaga di BUMN Persero Taman Candi Borbudur. Awalnya, Bapak Win merintis usaha batiknya sebagai seorang pelukis di Taman Candi Borobudur. Di sanggar ini juga, selain batik juga dipasarkan produk kopi khas binaan Taman Candi Borobudur di dusun Keruk Kulon Progo yang juga tak kalah terkenalnya.

Hasil Batik Dipasarkan Ke Beberapa Hotel di Seputar Borobudur

Hasil batik dari sanggar ini mempergunakan pewarna sintetis dan pewarna alami. Untuk yang alami, diolah melalui pewarna yang berasal dari tanaman daun kelengkeng, mahoni, suji, srigading, dan ketepeng. Uniknya, semua tanaman ini tumbuh subur di sekitar kawasan Borobudur dan di daerah Dusun Tingal.

Salah satu sudut pendopo yang setiap pagi dari pukul 08.00 – 16.00 digunakan untuk edukasi membatik.

Biasanya hasil olahan batik Sanggar Lumbini Desa Wisata Wanurejo dipasarkan juga di beberapa galeri dan untuk kepentingan pemesanan khusus dari beberapa Hotel di seputar Candi Borobudur. Sanggar Batik Lumbini ini terus bergiat dan sering menyelenggarakan pelatihan membatik bagi tamu dan wisatawan. Biasanya hasil latihan pun dapat dibawa pulang sebagai buah tangan. Biasanya untuk latihan dapat berupa sapu tangan dan beberapa potongan kain pendek.

LEAVE A REPLY