Sate Samirono, Legendanya Kelezatan Sate Kambing dan Sate Ayam

0
769
Pramusai yang sedang membakar beberapa sate dengan kelezatan tersendiri (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Sate Samirono merupakan warung sate terkenal dan bahkan legendaris di Jogja yang menawarkan kelezatan sate kambing dan sate ayamnya. Warung ini terletak di Jalan Colombo No. 105/38, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Travel Today Indonesia mampir untuk mencicipi lezatnya sajian satenya.

Menu sate yang ditawarkan cukup beragam, khususnya untuk menu sate kambingnya. Dari daging kambing muda, sate kambing model klatak, hingga sate kambing yang tanpa lemak. Tentu di samping sate kambing, adalagi menu lainnya, termasuk gulai, nasi goreng kambing dan sate ayamnya yang empuk dengan tekstur yang lembut.

Sajian sepiring sate ayam yang enak dengan dagingnya yang empuk (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Walaupun Sate Samirono identik dengan sate kambingnya yang begitu enak dan legendaris, namun tetap saja banyak pelanggan dan pengunjung yang memesan sate ayamnya yang tak kalah enaknya. Tentu, Sate Samirono mempunyai harga yang pantas sesuai dengan keterkenalannya, karena harganya cukup mahal untuk ukuran Yogyakarta.

Namun, Anda tak perlu khawatir, apalagi bagi yang berkocek terbatas, karena harga sate di warung ini sesuai paket kelipatan tusuk satenya. Ada paket 4 tusuk hingga 10 tusuk. Enam tusuk sate harganya sekitar Rp 18.000 untuk yang ayam, sedangkan untuk yang kambing bisa mencapai Rp 22.000. Jadi, tinggal Anda sesuaikan saja, berapa paket tusuk sesuai dengan selera dan kocek Anda.

Tempat penyajian dan penataan para pramusaji sebelum menghidangkan satenya (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Sate Samirono buka selama 24 jam, sehingga para pelanggan dan pengunjung dapat memilih jam-jam kunjungan, dari sarapan pagi hingga makan di malam hari. Hampir setiap hari, Sate Samirono senantiasa ramai dikunjungi oleh keluarga-keluarga yang biasanya makan bersama.

Kelezatan dan pilihan daging di Sate Samirono inilah yang membuat banyak pelanggan dan pengunjung senantiasa rindu untuk berbalik mengunjunginya. Legendarisnya warung ini, membuatnya bertahan hingga sekarang. Sate Samirono sudah membuka lapak bisnisnya sejak tahun 1977, bahkan sekarang sudah ada beberapa cabang di sekitar Yogyakarta.

Warung Sate Samirono di Jalan Colombo yang menjadi pusat dan membuka warungnya 24 jam (Foto Purwono NA/Traveltoday)

Walaupun sudah diwariskan ke beberapa generasi secara turun-temurun, namun dari segi cita rasanya tak pernah berubah. Apalagi kelengkapan menu olahan daging kambingnya yang komplet dengan berbagai macam sajian dan bumbunya yang lezat dan khas, akan membuat Anda semakin merindui Yogyakarta.

LEAVE A REPLY