Saksikan Super Blue Blood Moon di 7 Spot Terbaik Jakarta Nanti Malam!

0
79
Foto: mediasulsel.com

Traveler yang berada di Jakarta dan sekitarnya, Anda dapat saksikan momen Super Blue Blood Moon pertama kalinya sejak 152 tahun malam nanti, di beberapa spot terbaik, agar momen menakjubkan ini tak akan terlewat begitu saja.

Bersyukur, Indonesia menjadi salah satu negara yang bisa melihat gerhana bulan yang terakhir terjadi pada satu setengah abad lalu itu. Warga Jakarta juga bisa menyaksikan fenomena langka ini. Bahkan Pemprov DKI menyiapkan sejumlah lokasi khusus.

“Ada tujuh, yang gratis itu yang di TIM, Planetarium gratis, Ancol hanya masuknya saja. Pulau hanya kapalnya saja,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Tinia Budiarti di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, seperti dilansir news.detik.com.

Maka Traveler, dari berbagai sumber,Travel Today merangkum 7 spot terbaik melihat Super Blue Blood Moon di Jakarta:

1. Monas

Foto: img.inews.id

Tinia Budiati, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, mengungkapkan jika kawasan Monas (Monumen Nasional) bisa jadi alteratif tempat menyaksikan peristiwa per blue blood moon. Selain langitnya tak terhalang, kawasan ini juga luas.

Anda perlu mengeluarkan kocek untuk naik ke atas tugu atau cawan. Namun, Anda juga bisa menyaksikan bulan dari bawah dan tak perlu membayar biaya masuk.

Diperkirakan fenomena bulan berlangsung selama 5 jam, dari pukul 17.00-23.00 WIB.

2. Museum Fatahillah Kota Tua

Foto: ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Menurut Novriadi S. Husodo, Kepala UPK Kota Tua, dalam IDN Times, nantinya bakal dipasang sebuah teleskop di teras Museum Fatahillah. Teleskop ini akan terhubung dengan layar lebar di lapangan, sehingga warga bisa menyaksikannya beramai-ramai. Tak ada biaya yang harus dikeluarkan di sana, kamu hanya perlu datang antara pukul 18.30-21.30 WIB.

3. Taman Impian Jaya Ancol

Foto: travel.idntimes.com

Taman Impian Jaya Ancol adalah salah satu tempat yang bisa dijangkau masyarakat Jakarta Utara. Nantinya BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) juga akan memberikan penjelasan materi soal fenomena alam tersebut.

Selain itu, bakal ada akses gratis bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar, lho! Anda bisa datang ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIB, tepatnya di area Dermaga Hati (Le Bridge), Pantai Timur Ancol.

4. Kepulauan Seribu

Foto: backpackerjakarta.com)

Ada banyak lokasi yang bisa menjadi tempat memandang Super Blue Blood Moon di Kepulauan Seribu. Neneng Roaeni, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, mencontohkan Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Pasir Perawan, dan Dermaga Pulau Harapan yang luas dan terbuka.

“Ada juga Pantai Sakura di Pulau Untung Jawa,” kata Neneng dalam Tempo. Wisatawan juga bisa menikmati purnama di pantai dan di sekitar villa-villa dan penginapan di Pulau Pramuka.

Ada beberapa pilihan transportasi untuk menuju ke Kepulauan Seribu. Dari Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Jakarta Utara, ada kapal kayu tradisional yang memasang tarif Rp 60 ribu per orang. Perjalanannya 2,5 jam. Di pelabuhan ini juga ada kapal cepat yang bisa membawa pengunjung cepat sampai yakni 1,5 jam. Tarifnya juga Rp 60 ribu.

Pilihan lainnya adalah naik speedboad dari Marina Ancol seharga Rp 150 ribu. Jika mau ongkos lebih murah bisa naik kapal pelni dari Pelabuhan Sunda Kelapa, bisa langsung ke Pulau Pramuka. Namun waktu tempuhnya lebih lama yaitu 4 jam. Wisatawan bisa juga berangkat dari Tanjung Pasir di Tangerang dengan ongkos kapal Rp 25 ribu.

5. Planetarium

Foto: www.eastasy.com

Kepala Satuan Pelaksana Teknis Pertunjukkan dan Publikasi Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta (UP PKJ) Taman Ismail Marzuki, Eko Wahyu Wibowo, mengatakan Planetarium menyediakan 11 teropong untuk pengamatan nanti.

“Nanti akan ada astronom yang memandu dan menerangkan proses gerhana,” kata Eko pada Tempo. Total astronom ada 22 orang, 7 di antaranya dari Planetarium dan 15 dari komunitas Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ).

Planetarium yang berada di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat ini, akan dibuka pukul 17.00 WIB pada 31 Januari. Tidak ada biaya masuk alias gratis. Selain di dalam planetarium, pengunjung juga bisa melihat bulan dari taman di luar gedung.

6. Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan

Foto: sofyanhotel.com

Sebelum melihat purnama, masyarakat dan pengunjung Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan bisa berwisata kuliner. Sore hari, panitia menyiapkan beragam makanan khas Betawi, seperti kerak telor, selendang mayang, laksa, bir pletok, dodol, kembang goyang, dan akar kelapa.

“Ada juga batik betawi dan ondel-ondel mini,” kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Rofiqoh Mustafa, saat dihubungi oleh Tempo.

Pementasan gambang kromong, juga akan menghibur warga sebelum mengamati gerhana bulan. Lokasinya di Ampy Teater, Zona A. Untuk masuk ke tempat wisata di sini tidak dipungut biaya.

7. Taman Mini Indonesia

Foto: jenonggg.blogspot.co.id

Untuk masuk ke sini, Anda akan dikenai tarif masuk seharga tiket. TMII bisa jadi pilihan tepat, karena tak hanya untuk melihat bulan, Anda juga bisa berjalan-jalan di sana. Pengunjung diperbolehkan datang mulai pukul 17.00-23.00 WIB.

LEAVE A REPLY