Restoran MJS dan Kedai Kopi Bu Lurah Punya Ekstra Kenyamanan, Penasaran?

0
720
Restoran MJS di Setiabudi, Jakarta. (foto: Zahrudin Haris/Travel Today)

Atas rekomendasi seorang teman, saya menyambangi Kedai Kopi Bu Lurah di bilangan Setiabudi, Jakarta Pusat. Walaupun saya bukan penikmat kopi, namun namanya yang unik membuat saya penasaran untuk menyambanginya.

Kedai kopi ini ternyata menyatu dengan satu restoran yang bernama MJS. Tampak dari muka biasa saja. Layaknya kedai kopi dan restoran pada umumnya. Hanya satu rumah di bilangan Setiabudi, Jakarta yang dijadikan restoran.

Di sebelah kiri terdapat Kedai Kopi Bu Lurah yang tidak terlalu besar. Sementara pintu utama langsung menuju restoran MJS. Di samping pintu terdapat gerobak mie Jawa. Namun setelah masuk ke dalam, saya merasa surprise dan dibuat terpana. Di tengah kepadatan rumah kost di daerah itu terdapat restoran yang tampil sangat berbeda.

Yuk, masuk ke dalam…

Foto: Zahrudin Haris/Travel Today

Ternyata restoran ini sangat luas. Dua rumah berbentuk L yang dijadikan satu. Disain interiornya sangat unik. Sangat bernuansa jawa. Kita dibawa memasuki sebuah rumah dengan banyak lukisan, patung-patung, wayang kulit dan beragam benda antik. Dari mulai ruang resepsionis yang tampak penuh oleh berbagai hiasan. Tempat menyajikan makanan yang terbuat dari meja kayu gelondongan yang ada di sebelah kanan. Kamar-kamar yang disulap menjadi ruang makan dan bisa jadi ruang meeting juga.

Teras belakang yang sangat luas disatukan dengan teras belakang rumah satunya. Tampak terpisah oleh kolam renang namun dihubungkan oleh jembatan kecil. Tempat ini dijadikan restoran taman dengan langit yang terbuka. Kolam renang yang dijadikan kolam hiasan ini menambah indah pemandangan dan membuat tempat ini menjadi sangat nyaman.

Suasana nyaman di Restoran MJS. (foto: Zahrudin Haris/Travel Today)

Kursi dan meja kayu yang dipakai tampak dipilih dengan teliti dan nyeni. Begitu juga semua hiasan yang terdapat di dinding dan benda-benda antik yang ditaruh di semua sudut restoran. Perpaduan galeri dan rumah makan yang sangat serasi. Berada di sini membuat kita lupa kalau kita sedang berada di tengah perumahan padat di pusat kota Jakarta.

Menurut pak Didit, sang Manager, Restoran MJS awalnya adalah restoran franchise yang bernama Mbah Jingkrak. Pusatnya berada di Semarang. Namun sejak awal 2017 mereka berdiri sendiri dan namanya berganti menjadi MJS. Nama yang diambil dari singkatan yang biasa disebut oleh pelanggannya yaitu Mbah Jingkrak Setiabudi.

Sedangkan Kedai Kopi Bu Lurah merupakan tambahan yang awalnya sekadar iseng. Dibuat oleh anak sang pemilik untuk melengkapi restoran ini dan mengikuti tren yang ada. Namun karena peminatnya ramai, Kedai Kopi Bu Lurah menjadi brand baru yang mulai dikenal sebagai tempat ngopi yang asyik dan dikunjungi banyak penikmat kopi.

Apa saja menunya?

Baca juga: Soto Betawi, Makanan Tradisional Pemuas Ragawi

Banyak sekali pilihan menu yang disajikan di sini. Mulai dari kudapan ringan hingga menu utama yang sangat beragam. Juga tersedia berbagai pilihan makanan penutup.

Anda dapat memulai dengan meminum welcome drink berupa berbagai pilihan jamu yang disajikan gratis. Setelah itu dapat langsung memilih berbagai makanan yang sudah ada. Jangan ragu untuk bertanya karena pelayan berseragam batik bunga-bunga warna biru akan menjelaskannya dengan detail.

Untuk penyuka pedas, cobalah ayam pedas dan tempe pedasnya. Itu menu favorit di sini. Dijamin anda akan ketagihan. Jika ingin dessert gratis, ada setandan pisang digantung dekat jembatan di kolam yang dapat anda petik sepuasnya. Menarik bukan….

Terus, harganya?

Jangan lewatkan: Hooters, Restoran Seksi Asal Amerika di Selatan Jakarta

foto: Zahrudin Haris/Travel Today

Soal harga, jangan khawatir. Tergantung berapa banyak anda makan. Kalau anda ingin sangat puas cukup sediakan Rp100 ribu. Kalau cuma buat santai-santai, Rp50 ribu cukup. Sebagai perbandingan, kami datang berempat, dengan beragam menu yang kami coba hanya menghabiskan Rp240 ribu.

Ada lagi hal yang sangat menarik. Sambil makan dan minum, anda akan diiringi oleh iringan musik berlanggam Jawa dengan nuansa yang modern. Musik ini dimainkan oleh satu grup dengan alat musik tradisional Jawa. Mereka duduk di tengah ruangan dengan rapi. Seragam batik dan blangkon mereka kenakan selaras dengan kepiawaian mereka dalam bermusik. Lagu-lagu yang mereka nyanyikan menjadi tontonan tersendiri yang sangat menarik. Jangan lupa kalau anda suka beri tip sekadarnya.

Suasana seperti ini sulit ditemui di Kota Jakarta. (foto: Zahrudin Haris/Travel Today)

Jika anda penikmat galeri, penyuka makanan tradisional jawa yang enak, penikmat beragam pilihan kopi, suka berleha-leha di tempat yang nyaman dan menenangkan, serta ingin melepas lelah dari kemacetan di pusat kota Jakarta, maka restoran MJS dan Kedai Kopi Bu Lurah inilah tempat yang sangat cocok buat anda.

Enggak usah takut tak dapat parkir, karena di sini juga disediakan fasilitas parkir vale resmi dan gratis yang dikelola langsung oleh pihak manajemen restoran.

Ini juga menarik: Tak Hanya Bali, Jakarta Juga Punya Restoran Bernama Jimbaran Lho!

LEAVE A REPLY