Prasmanan Jawa Bu Djar, Ampiran Makan di Kota Sragen

0
309
Rumah Makan Prasmanan Bu Djar yang terletak di Jalan Raya Sukowati No. 470, Sragen. Letaknya strategis di pinggir jalan.

Rumah Makan Prasmanan Bu Djar yang terletak di Jalan Raya Sukowati No. 470, Sragen, Jawa Tengah, merupakan Rumah Makan yang tak pernah sepi pembeli. Setiap hari, khususnya sekitar jam makan siang selalu dipadati oleh pengunjung yang hendak makan siang. Rumah makan ini menyediakan berbagai menu masakan Jawa yang enak dan murah.

Lokasinya memang terbilang strategis, karena terletak tepat di pinggir jalan utama Kota Sragen, apalagi berdekatan juga dengan pusat perkantor. Maka, setiap buka pukul jam 06.00 pagi hingga sekitar pukul 16.00 sore, senantiasa dipadati para pelanggan yang kebanyakan orang-orang kantoran di seputar Jalan Raya Sukowati Sragen ini.

Sepiring sambal tumpang dengan sayur dan tempe yang lezat.

Terkenal, Ampiran Para Tokoh Terkemuka

Rumah Makan Prasmanan Bu Djar ini dirintis oleh Hj. Siti Faizah yang berusaha untuk menyediakan berbagai masakan Jawa dari oseng-oseng, sayur, pecel, sambal tumpang hingga berbagai lauk pauk berselera Jawa. Konsep rumah makannya, seperti halnya rumah makan di pinggir jalan menuju Jawa Tengah ke Jawa Timur dengan menu-menu prasmanannya.

Rumah Makan Prasmanan Bu Djar memang berdiri belum cukup lama, yaitu baru sejak tahun 2008, namun sudah banyak para penjabat dan tokoh terkenal yang pernah mampir di rumah makan ini. salah satunya yang pernah mampir untuk makan di rumah makan ini adalah Presiden Joko Widodo. Begitu juga ada berbagai artis, termasuk group band LETTO yang pernah juga mampir di rumah makan ini.

Setiap hari senantiasa ramai dikunjungi oleh banyak pelanggan.

Rumah Makan Prasmanan Bu Djar juga melebarkan sayapnya ke bisnis katering untuk event-event besar di seputar Kota Sragen ini. Masakannya yang terbilang enak dengan berbagai macam ragam masakan khas Jawa ini, membuat berbagai kalangan, khususnya para traveler yang akan menuju kawasan Jawa Timur senantiasa makan siang ketika mereka melewati Kota Sragen ini.

LEAVE A REPLY