Peziarahan Harmonis; Altar Tionghoa di Makam Wali Songo, Cirebon

0
826
Foto: info wisata cirebon

Sejak dahulu kala, Indonesia memang telah terbiasa dengan kehidupan toleransi. Umat Muslim dan Tionghoa menjalani kehidupan yang harmonis. Ya, di Cirebon ada altar untuk peribadatan etnis Tionghoa di makam Sunan Gunung Jati, satu dari Wali Songo.

Sunan Gunung Jati adalah Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Cirebon dan sekitarnya. Sejak dahulu, umat Tionghoa amat menghormatinya.

Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon adalah tempat turis Muslim dan Tionghoa berbagi objek wisata yang sama. Hio dan doa tahlil hanya berbeda ruang. Indah bukan?

Istri Sunan Gunung Jati adalah bangsawan China bernama Ong Tien Nio. Menurut faktawisata, Ong Tien Nio meninggal usai melahirkan anak pertama Sunan Gunung Jati dan dimakamkan di tempat yang sama dengan Sunan Gunung Jati.

Makam Putri Ong Tien Nio yang sarat hiasan keramik. (Foto: aningasalnulis.com)

Warga Tionghoa membangun altar untuk menziarahinya. Altar ini bersebelahan dengan ruang berdoa umat Islam. Sungguh harmonis.

Makam Sunan Gunun Jati di utara Kota Cirebon termasuk objek wisata religi yang tidak pernah sepi peziarah. Menurut travel.detik.com, makam ini merupakan kompleks yang cukup luas.

Konturnya adalah sebuah bukit. Makam Sunan Gunung Jati ada di bagian puncak dan selebihnya ratusan makam keluarga Kesultanan Cirebon.

Biasanya oleh pemandu, wisatawan hanya diantar sampai Pintu Pasujudan yang sebenarnya ada di kaki bukit. Ada teras yang cukup luas untuk berdoa bersama.

Lokasi makam yang bersih dan terawat, berhiaskan keramik. (Foto: metlandhotelcirebon.com)

Makam Sunan Gunung Jati sebenarnya masih cukup jauh dari situ. Peziarah tak diperbolehkan masuk ke dalam.

Lalu, di samping teras di depan Pintu Pasujudan, jika wisatawan berjalan terus, akan berjumpa dengan pintu gerbang lain dengan dekorasi ala kelenteng.

Ada banyak tempat dupa dan bahkan tempat bakaran dupa yang besar. Jika Pintu Pasujudan berornamen bulan sabit, maka di pintu sebelahnya berornamen atap bangunan China. Inilah pintu makam Ong Tien Nio.

Keindahan tak terperi. Umat Muslim dan Tionghoa datang dengan niat yang sama; berwisata religi, mengenang sejarah nan harmonis antara mereka di Cirebon. Seorang wali penyebar agama Islam, beristrikan seorang putri dari Negeri Tiongkok.

LEAVE A REPLY