Pesona Peninggalan Zaman Batu yang Butuh Bantuan, Situs Gunung Padang

0
724
Foto: kevinroctavian.files.wordpress.com

Semenjak ditemukan, Situs Gunung Padang memang penuh pesona. Peninggalan berharga dari zaman batu ini terus menerus menjadi pusat penelitian. Situs peradaban manusia terluas di dunia ini memang patut dijajaki, namun mestinya dengan tujuan mulia.

Situs Gunung Padang terletak di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Hadir di ketinggian 885 mdpl, Situs Gunung Padang merupakan kompleks kebudayaan Megalitikum yang sangat besar.

Menurut pegipegi.com, dilihat dari bentuknya, Situs Gunung Padang terkesan sangat tua. Vegetasi alam yang hadir di seluruh permukaan kompleks dibungkus oleh batu-batuan vulkanik purba yang membentuk punden berundak.

Foto: penjajakata.com

Para peneliti pun bolak balik melakukan pengujian untuk menentukan usia dari situs ini. Hasilnya, karbon yang terkandung di dalam batuan Situs Gunung Padang berusia lebih dari 11 ribu tahun, menjadikan situs ini yang tertua di dunia melebihi Pyramid Giza di Mesir.

Berdiri di atas tanah seluas 150 hektar, Situs Gunung Padang memilik ketinggian 100 meter per lapis.Hal ini menjadikan Gunung Padang memiliki ukuran terluas, bahkan 10 kali lebih luas dari Candi Borobudur.

Gunung Padang menurut Enoy dalam kompasiana, adalah pusat energi spiritual yang dikunjungi oleh para penguasa dari zaman prasejarah, Raja Siliwangi, Pu’un, dukun, spiritualis, yang memuja karuhun dan ingin mendapatkan energi positif dari posisi Gunung Panghegar yang memang ada di pusat wilayah yang dikelilingi gunung dan perbukitan.

Dengan posisi seperti itu, pada saat bulan purnama, pengunjung yang duduk di Pelataran V menghadap utara Gunung Pangrango, maka energi positif sentrifugal-spiritual  (bukan peradaban Atlantis) akan didapatkan.

Wisatawan Berjalan-jalan di Situs Gunung Padang Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka Cianjur, Jawa Barat (Foto: rideralit.files.wordpress.com)

Energi spiritual-mistis Gunung Padang memang sangat kuat pada saat bulan purnama dan bulan mati. Ini adalah tempat paling hebat untuk mendapatkan energi positif bagi jiwa manusia.

Buku sejarah mencatat Bangsa Mesopotamia di Mesir sebagai peradaban manusia pertama di dunia. Namun semenjak situs ini ditemukan, peta peradaban dunia sedikit bergeser ke Indonesia.

Para arkeolog berbondong-bondong untuk mencari tahu tentang asal usul dari Situs Gunung Padang dan mengusut bangsa apa yang membangun situs ini. Namun, penelitian yang berlebihan, yang beresiko merusak situs demi mendapatkan jawaban pengetahuan tertentu nampaknya perlu dipertimbangakan pemerintah.

Selain itu, membeludaknya wisatawan ditambah perawatan Situs Gunung Padang yang minim nampaknya juga harus menjadi perhatian pemerintah.

Hal ini amat bersiko terhadap kerusakan yang lebih parah.  Ya, Situs Gunung Padang butuh bantuan bagi pelestariannya. Traveler, bersediakan Anda menjadi bagiannya?

LEAVE A REPLY