Pernah ke Masjid Tiban di Malang? Katanya Masjid Ini Dibangun Jin Lho!

0
674
Foto: pondokmelatistory.blogspot.com

Traveler, sudah pernahkah Anda bertandang ke Masjid Tiban di Malang? Jangan-jangan, Anda malah belum pernah mendengarnya. Wah, rugi besar kalau begitu. Padahal, Masjid Tiban ini amatlah unik, baik bentuk bangunan maupun kisah menarik di baliknya. Salah satunya, Masjid ini dibangun oleh jin lho!

Masjid ini berada di tengah-tengah pemukiman yang padat, di RT 27/RW 06, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen. Jarak dari jalan raya menuju lokasi Masjid, sekitar satu kilometer. Meski demikian, orang mudah melihatnya karena bangunannya amat menjulang tinggi.

Corak Timur Tengah

Corak khas Timur Tengah amat kentara, didominasi warna biru dan putih yang megah namun bersahaja. Juga campuran kuning emasnya makin membuat bangunan terlihat unik.

Ya, Anda akan terkesima dengan tingginya gedung berlantai 10 berikut. Ornamen-ornamennya, detil ukiran dan kaligrafi, sungguh membanggakan.

Foto: Travelingyuk.com

Ketika sampai di sana, Anda akan disuguhi bangunan dengan dominan warna putih dan biru, serta sebuah gerbang gapura setinggi sekitar 30 meter.

Menurut Merdeka.com, sepanjang menyusuri komplek Masjid Tiban, Anda akan menemukan kamar-kamar dengan desain arsitektur yang beragam nuansanya. Secara ilmu arsitektur memang menggabungkan berbagai unsur seperti China, Eropa dan Timur Tengah.

Campur Tangan Jin

Mirip dengan legenda Candi Prambanan yang dibangun dalam semalam, yang dibangun oleh pasukan jin, demikian juga dengan Masjid Tiban ini. Masjid ini dimitoskan dibangun oleh pasukan jin juga lho.

Kisah yang populer ini memang mengundang rasa penasaran. Maka, kini banyak sekali pengunjung menyambangi Masjid Tiban ini. Ada juga cerita-cerita lain dari masyarakat bahwa penduduk setempat tak pernah tahu kapan dibangun dan tiba-tiba sudah jadi.

Foto: www.diarysivika.com

Namun sebetulnya,  Masjid yang berada di kompleks Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri’asali Fadlaailir Rahmah di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang ini, dibangun oleh tenaga manusia.

Namun yang mengagumkan adalah, pembangunannya  tidak dilakukan secara runtut dari depan ke belakang atau dari bawah ke atas lho.

Kabarnya, Kiai Ahmad selaku pengasuh pondok pesantren melakukan istikharah terlebih dahulu untuk mendapatkan petunjuk membangun masjid tersebut.

Gedung 10 lantai yang berdiri di lahan seluas 6,5 hektare itu, dikerjakan tanpa ada gambar rancangan atau desain, karena dibangun hanya dengan mengandalkan mata batin melalui salat Istikharah. Wow, luar biasa!

LEAVE A REPLY