Pencinta Olahraga Extreme, Siapkan Diri! Lampung Gelar Kompetisi Surfing Kelas Dunia

0
441
Jajal ombak Tanjung Setia. (Foto: services.gardanasional.id)

Pencinta olahraga extreme, bersiaplah menyambut kompetisi surfing kelas dunia, Internasional Krui Pro 2018. Surfer mancanegara telah bersiap.

Event ini digelar 15-20 April 2018 dan berlokasi di Pantai Tanjung Setia di Pesisir Barat, Lampung. Tempat ini memang sering disebut sebagai surganya para surfer.

Menariknya, Traveler, Tanjung Setia relatif tidak jauh dari Jakarta. International Krui Pro bukan event sembarangan. Event itu dibesut World Surf League (WSL), Asian Surfing Championship (ASC), dan Indonesian Wave Surfing Association (PSOI).

Surfer Mancanegara Ikuti Event Kelas Dunia

Seperti dilansir Kemenpar, event ini akan digelar selama 5 hari. Pesertanya adalah surfer-surfer terbaik dari mancanegara. Total 96 peserta mancanegara akan ambil bagian.

Tanjung Setia dengan ombak favorit para surfer. (Foto: balisurfingclub.blogspot.co.id)

Tak heran jika Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mendukung penuh kegiatan ini. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat, Audi Marpi, Krui Pro tahun ini lebih menantang. Sebab, kategori yang dilombakan naik kelas. Yakni menjadi qualification series (QS) 1500 untuk Pria dan Wanita.

“Ini tentu peningkatan prestasi untuk kita. Sebab, tahun 2017 kita menyelenggarakan QS1000 dengan jumlah peserta 86 orang. 2018 naik menjadi QS 1500 peserta 96 orang,” tutur Audi.

Dijelaskannya, kategori lomba naik menjadi QS 1500 karena suksesnya pelaksanaan tahun 2017 lalu.

Pantai Krui yang Keren dan Tantangan Para Surfer

Pantai di Krui dikenal luar biasa, dan salah satu keunggulanya adalah lebih banyak pilihan ombaknya. Tercatat ada 19 lokasi dengan karakter beragam.

Mulai kelas pemula (Grade C), hingga kelas profesional (Grade A). Inilah yang membuatnya menjadi favorit para peselancar dunia.

“Wisata selancar telah melejitkan nama Krui ke dunia Internasional. Dan telah banyak diliput oleh berbagai media asing. Di kalangan peselancar Internasional, nama Krui sudah disandingkan dengan Bali, Mentawai, Nias, dan Lombok,” ujar Audi.

Spot populer surfer adalah Pugung Penengahan (Jimmy’s), Pugung Walur (Honey Smack), Pugung Tampak (Jenny’s), Karang Nyimbor (Ujung Bocur), Way Jambu (Sumatran Pipeline), dan Labuhan Jukung (Krui Left).

 

Jimmy’s adalah lokasi favorit dengan tingkat kesulitan tinggi, karena ombak bisa mencapai 6,9 meter. Begitupun Way Jambu dan Ujung Bocur yang berbahaya karena karang yang dangkal.

“Masih ada Mandiri Breaks dengan tingkat kesulitan menengah serta Labuan Jukung untuk pemula. Jika surfer datang selama 10 hari, paling tidak mereka bisa mencoba 9 tempat dengan ombak yang berbeda. Semoga dengan event kedua ini kunjungan wisatawan akan lebih terdongkrak lagi,” harap Audi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya angkat jempol dan memberikan pujian untuk gelaran tersebut. Menurutnya Indonesia merupakan negara kepulauan dan surga bagi wisata bahari.

“Kita punya banyak sekali destinasi wisata bahari. Khususnya olahraga surfing. Sebut saja Bali, Lombok, Labuan Bajo, Nias, Sabang, Banyuwangi. Tempat-tempat ini sangat cocok bagi yang suka surfing. Ombaknya juara,” ujar Menpar Arief Yahya.

LEAVE A REPLY