Pariwisata Kini Jadi Primadona Baru Samosir di Danau Toba

0
495
Keindahan Danau Toba dari sudut yang berbeda. (foto: busy.org)

Menpar Arief Yahya meminta agar 8 Kabupaten di Sumatera Utara yang berdekatan dengan Danau Toba semakin kompak, kian solid. Juga makin fokus untuk menjadikan pariwisata sebagai pilihan buat daerahnya untuk mensejahterakan masyarakatnya.

“Kalau sudah menetapkan pariwisata sebagai program unggulan, maka pastikan Kadispar-nya harus yang terbaik! Lalu, budgeting nya difokuskan membangun akses dan destinasi wisata, meregulasi, menata ulang kawasan pariwisatanya,” ujar Arief Yahya, dilansir nasional.indopos.co.id.

Tugas pemimpin, kata Arief Yahya, menentukan arah! Atau sering dibahasakan dengan visi misi. Kedua, mengalokasikan sumber daya, baik Sumber Daya Manusia maupun budgeting.

“Kab Samosir sudah membuktikan, saya yakin daerah lain di sekitar Danau Toba juga melaksakan hal yang sama,” ungkap dia.

Energi positif memang terpancar dalam laporan Penerimaan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Samosir 2017. Capaian pertumbuhannya menunjukkan angka yang mengesankan. Angkanya menembus 81%. Dan pariwisata menjadi sektor unggulan yang mendrive pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

“Iya. Ini semua berkat pariwisata. Inilah core business masa depan Indonesia,” kata Bupati Samosir, Rapidin Simbolon.

Bupati Simbolon tak asal bicara. Ucapannya didukung dengan data yang kuat. Pajak daerah, angkanya naik 105%. Pajak retribusi daerah, naik 9%. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan naik 86 %.

Jadi, prosentase peningkatan PAD tahun 2017 dibandingkan dengan 2016 tercatat sebesar 81%.

“Kata kuncinya adalah pariwisata. Inilah sektor penyumbang PAD dan lapangan kerja yang paling mudah, murah dan cepat. Kami sudah membuktikannya. Performance pariwisata terus menanjak dan optimisme kian terbentuk,” tambahnya.

Menurut dia, peningkatan PAD itu dipengaruhi program Presiden RI Joko Widodo melalui pembangunan menyeluruh di kawasan Danau Toba (KDT).

“Asumsi kami, PAD ini akan terus naik dan juga peningkatan effect multiplayer di seluruh KDT bila semua program Bapak Presiden tentang pengembangan KDT berjalan dengan baik dan tepat waktu,” ujarnya.

Asumsi tadi diyakini Bupati sangat mungkin terealisasi. Maklum, pembangunan Kawasan Danau Toba terus running. Dari mulai pembangunan pelebaran alur terusan Tano Ponggol, pembangunan jembatan Tano Ponggol, penyelesaian jalan lingkar Samosir (Jalan Nasional), pembangunan kapal feri, dan pembangunan dermaga bertaraf internasional, semua masih dikerjakan siang malam.

Menpar Arief Yahya optimistis. Dari paparannya, kemandirian daerah akan segera terwujud dengan mengandalkan sektor pariwisata. “Rugi kalau kita nggak pilih pariwisata karena pariwisata sudah ditetapkan sebagai core economy bangsa dan sekaligus leading sector nasional,” ujar Menpar Arief Yahya.

Bahkan di tahun 2018 Presiden Joko Widodo juga menetapkan sektor unggulan. Pariwisata berada di unggulan nomor dua, di bawah pertanian dan di atas perikanan.

“Price competitiveness kita juga baik. Jadi pariwisata kita adalah The Best Product, The Best Promote dan The Best Price,” ujar Menpar Arief Yahya.

LEAVE A REPLY