Nikmati Pagi di Padang, Ada Taman Edukasi Bencana Pertama Indonesia

0
424
Lukisan mural tentang bencana di TEB, Padang. (Foto: putrabantennews.com)

Traveler yang berada di Padang, mari buka hari Anda ke Taman Edukasi Bencana (TEB). Ya, Kota Padang kini memiliki Taman Edukasi Bencana lho. Destinasi ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Lokasinya berada di sebelah utara objek wisata Pantai Padang, Danau Cimpago. Taman Edukasi Bencana ini resmi dimanfaatkan, setelah Kepala BNPB Willem Rampangilei, meresmikan taman tersebut, ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita.

Berbagai pihak di antaranya BNPB, PU, Universitas Andalas (Unand), dan Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) dalam rangka Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) kelima yang diselenggarakan di Unand.

Perpaduan Edukasi dan Wisata

“Saya sudah berkeliling Indonesia. Dan saya menyambut baik pembangunan TEB yang merupakan perpaduan antara edukasi dan wisata,” ujar Willem seperti dilansir Liputan6.com.

Peresmian Taman Edukasi Bencana Padang. (Foto: www.babarito.com)

Ia mengatakan pembangunan TEB menjadi penting karena Indonesia memang daerah yang sangat rawan bencana, termasuk Sumbar. Pelbagai bencana seperti longsor, gempa bumi, banjir, seperti menjadi rutinitas.

Tantangan kebencanaan ke depan juga semakin meningkat. Ada tiga pertanda untuk mendukung asumsi tersebut. Pertama, dampak perubahan iklim. Kedua, ditemukannya potensi-potensi bencana yang baru. Ketiga, kesadaran masyarakat yang kurang terhadap kebencanaan.

“Makanya, pembangunan TEB ini memilki nilai yang strategis dan relevan,” ujarnya. Ia berharap TEB dapat dibangun di seluruh Indonesia.

Mural Situasi Bencana

Sebuah plang besar bertuliskan “Taman Edukasi Bencana” langsung menyambut. Tulisan besar ini berdekatan dengan pustaka yang berisikan buku-buku tentang kebencanaan.

Buku tersebut, kata Kepala BNPB, bisa dibaca oleh masyarakat. Ke depannya ia berharap disediakan pemandu agar masyarakat lebih tertarik untuk datang.

Perpustakaan Taman Edukasi Bencana, Padang. (Foto: Tribun Pekanbaru)

Di samping kiri perpustakaan, dibangun monumen yang merupakan simbol kebencanaan. Di dinding monumen juga ada lukisan yang menggambarkan kebencanaan.

“Tantangan ke depan adalah TEB ini mampu dijaga dengan baik. Tentu, harapan terbesarnya, masyarakat dapat belajar sehingga mampu selamat dari bencana,” ujar Willem.

Sebab, bila risiko bencana tidak dikurangi, akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

Taman Edukasi Bencana dibangun dekat Pantai Padang, objek wisata andalan Kota Padang, tepatnya hanya berjarak beberapa meter saja dari bibir pantai.

Saat pertama masuk, pengunjung disambut mural di dinding yang menggambarkan situasi bencana, seperti gempa bumi, longsor, banjir, dan tsunami. Mural itu dilukis oleh para seniman dari ISI Padang Panjang.

LEAVE A REPLY