‘Ngabuburit Bersama ICA Jogja Istimewa’ Mampu Hebohkan Wisatawan!

0
84
Foto: sportourism.id

Indonesia Cheff Association (ICA) yang bekerjasama dengan Dispar DI Yogyakarta, didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, menggelar program Ngabuburit Bersama ICA Jogja Istimewa.

Bagian dari Event Pesona Kuliner Ramadan ini berlangsung meriah. Warga serta wisatawan yang berkumpul di area Tugu Jogja dibuat heboh. Sebanyak 5.678 paket nasi kebuli untuk berbuka puasa, ludes diserbu masyarakat serta wisatawan, Minggu (3/6) lalu.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun ikut sumringah. Menurutnya kegiatan ini merupakan sebuah prolog akan kesiapan DI Yogyakarta dalam menyambut ribuan wisatawan yang akan membanjiri  DI Yogyakarta pada masa libur Lebaran nanti.

Mukadimah #PesonaMudik2018

“Kegiatan ini merupakan mukadimah #PesonaMudik2018. Merupakan bentuk kesiapan stakeholder pariwisata DI Yogyakarta dalam menyambut wisatawan pada masa libur lebaran nanti. Kalau mukadimahnya saja sudah keren apalagi nanti pada saat libur Lebaran. Jadi silahkan datang dan nikmati libur Lebaran di Jogjakarta,” kata Menpar Arief Yahya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta Imam Pratanadi dalam Sumeks.co.id mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu atraksi yang ditampilkan demi menarik wisatawan. Selain itu untuk meramaikan Pesona Ramadan di DI Yogyakarta.

” Ini merupakan kegiatan dari Indonesia Cheff Association (ICA) yang bekerjasama dengan Dispar DI Yogyakarta, dengan didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. DI Yogyakarta saat ini sudah sangat terkenal dengan kulinernya. Ini yang ingin terus kami tingkatkan sekaligus memberikan atraksi wisata bagi wisatawan,” kata Imam, Minggu (3/6).

Kegiatan yang Selalu Dinanti di Yogyakarta

Kegiatan yang telah berlangsung ke-5 kalinya tersebut memang merupakan kegiatan yang
selalu dinanti di DI Yogyakarta. Apalagi kegiatan tersebut selalu heboh dengan berbagai atraksi seni yang ditampilkan.

Begitu juga pada kegiatan kali ini. Penampilan berbagai seni tradisional serta tari kreasi lainnya begitu menghibur.

Memasak sajian takjilnya pun langsung diperagakan on the spot oleh 50 cheff ICA. Kawasan Tugu Jogja pun bertransformasi menjadi panggung kesenian jalan yang unik dan menarik.

“Ini merupakan salah satu kekuatan pariwisata DI Yogyakarta. Seluruh stakeholder pariwisata bergerak membangun pariwisata. Begitu juga kegiatan ini. Kami hanya melakukan dukungan, inisiatifnya dilakukan oleh komunitas. Karena itu kami juga berencana memasukkan kegiatan ini kedalam Calender of Event DI Yogyakarta,” ujar Imam.

LEAVE A REPLY