Mengupas Candi Muaro Jambi, Terluas di Asia Tenggara

0
132
Foto: www.tripjalanjalan.com

Wah, Traveler, mari kita kupas tentang situs purbakala Kompleks Percandian Muara Jambi yang terluas di Asia Tenggara. Bayangkan Candi Borobudur yang megah itu, ini bahkan 8 kali lebih luas lho!

Kompleks Candi Muaro Jambi ini memiliki luas hampir 4 ribu hektar ini kemungkinan besar merupakan peninggalan dari Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu. Lokasi persisnya di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Indonesia, tepatnya di tepi Batang Hari, sekitar 26 kilometer arah timur Kota Jambi.

Diperkirakan berasal dari abad ke-11 M, Candi Muara Jambi merupakan kompleks candi yang terbesar dan yang paling terawat di pulau Sumatera.

Sudut lain Kompleks Candi Muaro Jambi. (Foto: yopiefranz.com)

Sejak tahun 2009 Kompleks Candi Muaro Jambi ini juga telah dicalonkan ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia.

Penemuan Awal

Kompleks Percandian Muaro Jambi, menurut ksmtour.com, pertama kali ditemukan pada tahun 1824 masehi oleh seorang letnan Inggris yang bernama S.C Crooke yang tengah melakukan pemetaan di daerah aliran sungai untuk kepentingan militer.

Baru pada tahun 1975, Pemerintah Indonesia melakukan pemugaran yang lebih serius. Berdasarkan pada aksara jawa kuno yang ditemukan pada beberapa lempeng bangunan candi yang ditemukan, Pakar Epigrafi Boechari menyimpulkan bahwa kompleks candi ini peninggalan dari sekitar abad ke-9 hingga 12 masehi.

Proyek pemugaran di mulai pada tahun 1975 hingga tahun 1988 di pimpin oleh seorang akeolog yang pernah memimpin pemugaran candi Bodorobudur, yaitu R. Soekmono.

Di situs ini baru sembilan bangunan yang telah dipugar, dan kesemuanya adalah bercorak Buddhisme. Kesembilan candi tersebut adalah Candi Kotomahligai, Kedaton, Gedong Satu, Gedong Dua, Gumpung, Tinggi, Telago Rajo, Kembar Batu, dan Candi Astano.

Banyak Hal Menarik

Banyak hal menarik dapat Anda jumpai di candi ini. Salah satu candi yang menarik untuk dikunjunggi yakni candi Tinggi. Candi Tinggi merupakan candi yang akan ditemui pertama kali oleh wisatawan ketika memasuki area kompleks candi.

Megah dan kokoh. (Foto: ttgjambi.blogspot.co.id)

Di candi Tinggi ini wisatawan bisa naik sampai ke puncak melalui tangga. Selain itu ada candi Gumpung yang juga cukup terkenal, karena letak nya di atas lapangan yang luas. Candi Gumpung merupakan candi terbesar kedua setelah candi Kedaton di kompleks Candi Muaro Jambi ini.

Selain dapat menyaksikan kemegahan candi, di kompleks candi Gumpung ini juga terdapat sebuah telaga, yang berdasarkan informasi bahwa telaga tersebut merupakan tempat pemandian para raja zaman dahulu.

Di komplek percandian Jambi ini juga banyak ditemukan manik-manik dari Persia, Cina dan India. Selain itu, ditemukan arca prajnaparamita, dwarapala, gajahsimha, umpak batu, lumpung/lesung batu, gong perunggu dengan tulisan Cina, mantra Budhis yang ditulis pada kertas emas, keramik asing, tembikarbelangga besar dari perunggu, mata uang Cina, manik-manik , bata-bata bertulis, bergambar dan bertanda, fragmen pecahan arca batu, batu mulia serta fragmen dari besi dan perunggu. Wow, luar biasa ya!

Oh, ya. Ada beberapa event penting yang diselenggarakan di candi ini, antara lain Jungle tracking merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian Festival Candi Muaro Jambi.

Selain itu, baru-baru ini Candi Muaro Jambi juga dijadikan pusat perayaan Hari Waisak umat Buddha yang datang dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

LEAVE A REPLY