Luar Biasa, Sungailiat Triathlon Diminati Lebih Dari 500 Peserta!

0
461
Foto: bisniswisata.co.id

Traveler, tantangan sport tourism kali ini tidak main-main. Ini semacam marathon dengan tiga jenis olah raga. Biasanya lari, berenang, dan bersepeda. Cukup berat memang, namun toh dalam Sungailiat Triathlon 2018 ini, lebih dari 500 peserta ikut bergabung. Luar biasa!

Keindahan panorama dalam event Sungailiat Triathlon, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki kekhasan tersendiri ini, amat menarik minat komunitas triathlon di Indonesia.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fattah membuka event Sungailiat triathlon 2018, pada Sabtu (21/4/2018) ini di Pantai Tanjung Pesona Sungailiat.

 ‘Lebaran’-nya Penggemar Olah Raga Triathlon

“Sungailiat Triathlon juga sering disebut ‘Lebaran’-nya pegiat dan penggemar olah raga triathlon,” urai Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kepulauan Bangka Belitung Thomas Jusman, seperti dilansir lifestyle.okezone.com.

Foto: www.pontianakpost.co.id

Jumlah peserta yang mencapai lebih dari 500 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia dan berbagai negara. Tepatnya, 520 peserta dari 18 negara yang didomisi oleh peserta dari Indonesia.

Semuanya, dalam Bangkapos.com, ada 469 peserta dengan 51 atlet mancanegara yakni dari Algeria, Australia, Denmark, Ethiopia, Perancis, Jerman, Hungary, India, Jepang, Malaysia, Belanda, New Zealand, Portugal, Rusia, Spanyol, Inggris dan Amerika.

Olah Raga Dipadu Kearifan Lokal, Nganggung Dulang

Sungailiat Triathlon memang telah menjadi Kalender Even Nasional untuk sport tourism. Selain jadi sarana berolahraga, pelaksanaan triathlon Sungaliat dipadukan dengan wisata alam, wisata kuliner serta kearifan budaya lokal yang disebut sebagai Nganggung.

Nganggung Dulang, jelas Thomas, merupakan tradisi unik makan bersama khas Kabupaten Bangka Belitung. Peserta triathlon bakal membaur dengan masyarakat di tengah acara yang diselenggarakam di area masjid.

Foto: img-z.okeinfo.net

Masyarakat biasanya membawa dulang berisi makanan yang ditutup tudung saji untuk dinikmati bersama-sama. Tradisi Nganggung Dulang merupakan wujud semangat gotong-royong dan bertujuan mempererat tali silaturahmi. Ini adalah bentuk warisan budaya.

“Kita berharap Kabupaten Bangka secara khusus bisa menjadi kota wisata dunia karena pantai berpasir putih dengan formasi batu-batunya yang eksotik serta dengan background bukit yang luar biasa indah,” tutur Thomas.

Daya tarik lainnya terletak pada keindahan alam Kabupaten Bangka. Selain perbukitan dan pantai yang tersohor, kota ini juga dikenal dengan wisata religi.

Titik kegiatan Sungailiat Triathlon pun sengaja ditempatkan di Pantai Tanjung Pesona agar peserta sekaligus menikmati keindahannya.

LEAVE A REPLY