London, Tempat Sepakbola Diagungkan

0
687
Stamford Bridge, foto: The Independent

Liga Primer Inggris Musim 2016/17 memang jadi musimnya para penggemar klub yang punya slogan Keep The Blues Flag Flying High. Saat ini Chelsea berpeluang besar untuk merengkuh gelar kelima liga.

Tetapi, satu hal yang menyita perhatian saya saat melihat klasemen sementara liga paling kompetitif di muka bumi ini adalah dominasi 3 tim kota London yang menempati tempat teratas untuk saat ini.

Selain Chelsea, Tottenham Hotspurs dan Arsenal masih ada 2 lagi tim kota London yang ikut bersaing. West Ham United dan Crystal Palace. London sendiri punya 18 tim profesional dan 80 tim dari liga amatir, bayangkan bagaimana kota ini menggilai sepakbola.

Buat saya dan penggemar sepakbola lainnya di Indonesia, kota yang terkenal dengan sungai Thames-nya ini menjadi sebuah destinasi impian yang harus dikunjungi. Terutama stadion-stadion yang ada di kota itu.

Saya mencatat setidaknya ada 15 stadion yang punya kapasitas lebih dari 10.000 kursi. Tentu saja ada sejumlah stadion kecil untuk tim-tim dari distrik yang tersebar di London.

Maka tepat rasanya apabila London adalah surganya penjelajah sejarah sepakbola.

Saya akan mengajak anda untuk mengintip beberapa stadion yang harus dikunjungi apabila datang ke kota yang punya populasi terbesar di benua Eropa. Dan ketika bicara sejarah tentu kita harus mengikuti usia stadion tersebut.

Mari kita mulai dengan yang termuda dari yang saya anjurkan!

Olympic Stadium (London Stadium)

foto: FabriTec Structures

Stadion yang menjadi kebanggaan para pendukung West Ham United ini dibangun tahun 2008 dan dibuka untuk umum di tahun 2012. Terletak di distrik Strantford yang berada di sebelah timur kota London. Di tahun yang sama setelah dibuka stadion ini langsung digunakan untuk event sebesar London Olympic dan Paralympic 2012. Ketika menjelajah sejarah seisi stadion yang punya kapasitas 60.045 kursi ini anda juga bisa menikmati keindahan daerah yang lebih dikenal sebagai daerah industri ini (jangan samakan daerah industri di London dengan yang ada di Indonesia).

Arsitektur gereja St.John the Evangelist tak kalah indahnya dengan bangunan-bangunan gereja yang ada di Italia dan Spanyol. Dan sempatkan juga untuk mampir ke Arcelor Mital Orbit, menara observasi dan seni pahat yang menjulang ke atas dengan tinggi 374 kaki. Tempat yang bagus untuk tren berfoto jaman sekarang.

Emirates Stadium

foto: Arsenal.com

Rumah bagi Alexis Sanchez dan kawan kawan ini ada di daftar kedua stadion yang harus kalian kunjungi. Mulai dibangun di tahun 2004 dan memakan waktu 2 tahun sebelum memainkan laga pertama Arsenal menggantikan Highbury Park.

Stadion yang terletak di Holloway ini menjadi stadion multifungsi terbesar ketiga di Inggris setelah Wembley dan Old Trafford dengan kapasitas 60.432 kursi.

Jangan kaget apabila anda menemui berbagai orang dari mancanegara di Holloway, karena ini memang daerah multikultural. Selain itu anda juga sangat mungkin untuk menjumpai orang terkenal di sini, mengingat tempat ini menjadi peristirahatan bagi sejumlah pelaku seni televisi dan film serta penulis dan jurnalis.

Jangan lupa saat memulai tur stadion untuk mengunjungi musium Arsenal dimana para Gooners akan dimanjakan dengan sejarah tim dari videografi juga sejumlah trofi dan barang-barang peninggalan legenda tim asuhan Arsene Wenger saat ini.

Wembley Stadium (New Wembley)

foto: Sports Illustrated

Stadion yang satu ini jelas tidak perlu banyak diperkenalkan. Popularitasnya berbicara sendiri. Stadion yang menjadi markas utama Tim Nasional Sepakbola Inggris ini merupakan stadion terbesar kedua di Eropa dan terbesar di Inggris.

Stadion Wembley berkapasitas 90 ribu tempat duduk. Bayangkan jika anda berada di dalamnya dan merasakan kemegahannya.

Di daerah Wembley anda akan menjumpai Central Mosque Wembley yang telah didirikan sejak tahun 1985 menggantikan gereja St.Andrew Prebysterian yang kosong selama 15 tahun. Diversifikasi menjadi hal yang dijunjung tinggi di sini. Sebelum pergi dari stadion yang disebut juga sebagai Rumah Sepakbola ini sempatkan juga untuk melihat trofi Piala Dunia 1966 yang dimenangkan oleh Inggris melalui Bobby Charlton dan Geoff Hurst saat itu.

Selhurst Park

foto: Premier Football Books

Anda pasti familiar dengan sosok Sam Allardyce. Ya, pelatih yang paling cepat mengakhiri jabatannya sebagai pembesut timnas Inggris akibat skandal suap.

Namun ia telah kembali dan kini melatih Crystal Palace salah satu kontestan Premier League asal London yang bermarkas di Selhurst Park. Stadion yang mulai dibuka pada tahun 1924 ini punya kapasitas 25.456 kursi dan telah menjadi kandang bagi The Eagles sejak awal dibuka.

Crystal Palace memang hanya tim semenjana, namun sejarah tim yang sudah berusia 111 tahun ini tentu tidak boleh dilewatkan oleh anda para penggila sepakbola. Apalagi para penggila kopi akan dimanjakan di daerah Selatan Norwood karena ada belasan coffeshop yang tersebar di sini.

White Hart Lane

foto: www.telegraph.co.uk

Sejak ditangani oleh Mauricio Pocchetino, Tottenham Hotspurs telah menjadi penantang serius gelar Premier League dari musim ke musim. Pemilik 2 gelar kasta tertinggi sepakbola Inggris di tahun 1950/51 dan 1960/61 sudah melakoni 12 pertandingan di hadapan pendukungnya sendiri di White Hart lane dan belum pernah kalah di musim ini.

Stadion yang punya kapasitas 36.285 dan dibuka sejak tahun 1899 ini memberikan tuah tersendiri bagi Harry Kane dan koleganya. Oleh karena itu ini menjadi salah destinasi stadion yang harus dikunjungi tentunya.

Terletak di Tottenham di sebelah utara London, tempat ini menghadirkan sejumlah tempat bersejarah yang bisa kalian saksikan tentunya selain stadion itu sendiri. Mulai dari All Hallows Church yang berusia lebih dari 700 tahun, lalu Broadwater Farm, St.Anne’s Church, Broke Street Chapel hingga Bruce Castle yang dibalut berbagai nilai historis bisa membuat anda berlama-lama di Tottenham.

Sebelum beranjak ke stadion berikutnya, sempatkan juga untuk mencicipi keju dari Wilder Cheese yang akan menggoyang lidah anda.

Stamford Bridge

foto: The Independent

Seperti yang saya katakan di awal, bahwa musim ini bisa menjadi musimnya Chelsea.

Saya memandu siaran langsung pertandingan Liga Primer antara Chelsea dan Arsenal. Anak-anak buah Antonio Conte berhasil membalas kekalahan mereka di paruh musim pertama dan secara tidak langsung menjauhkan Arsenal dari peta kekuatan perebutan gelar. Dan itu mereka lakukan di Stamford Bridge. Stadion ini bersejarah!

Stamford Bridge tahun 1876 dan dibuka satu tahun kemudian dengan kapasitas 41.490 kursi. Ia telah menjadi saksi atas 5 gelar kompetisi teratas Liga Inggris dari tim yang saat ini dimiliki oleh Roman Abramovich.

Fulham yang menjadi nama daerah tempat Stamford Bridge didirikan juga punya banyak peninggalan arsitektur bersejarah yang dilestarikan, salah satunya Fulham Pottery. Selain itu di area ini bertebar restoran-restoran yang menyajikan makanan yang sayang untuk dilewatkan seperti Hally’s, Claude’s Kitchen dan Harwood Arms dan lainnya.

Buat yang ingin berwisata malam maka ini menjadi tempat yang pas. Sejumlah Bar dan Pub siap memanjakan anda. Cobalah datang ke White Horse atau Malt House dan Amuse Bouche. Alkohol di udara yang dingin memang nikmat.

Itulah sedikit gambaran dari 6 stadion yang bisa dikunjungi di kota London. Bagaimana? Bukankah ini surga sepakbola? Jika memang Chelsea bisa juara atau Arsenal dan Tottenham yang punya kesempatan maka alangkah indahnya jika bisa menyaksikan langsung kehebatan tim-tim ini langsung mengangkat trofi di depan mata kita. Tentunya sambil menjelajah stadion dan berwisata di kota London.

Stewart Henry

LEAVE A REPLY