Laksa Kuliner Khas Tangerang ‘Dihadirkan’ di Hari Sarapan Nasional 2018

0
115
Laksa yang menarik sedap (Foto Taste)

Di Tangerang, Hari Sarapan Nasional 2018 diramaikan dengan hidangan Laksa, kuliner khas Kota Tangerang tersebut. Laksa memang tepat untuk sarapan.

“Kami hendak mengingatkan pentingnya sarapan untuk mengawali hari karena sarapan yang sehat dan lezat akan memberikan kebaikan bagi tubuh,” ungkap Liza Puspadewi selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dalam sambutannya, pada hari sarapan nasional, sabtu (10/2) yang bertempat di Halaman Plaza Puspem Kota Tangerang.

Sebagaimana dilansir palapanews.com, Liza menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi, mengajak dan mendorong masyarakat agar menerapkan perilaku sarapan sehat dan gizi seimbang, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif.

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengatakan, ada komitmen bersama dengan Dinas Kesehatan dan Pergizi Kota Tangerang untuk memberikan sarapan sehat kepada masyarakat Kota Tangerang untuk menjadi generasi sehat dan berkualitas.

Peringaran Hari Sarapan Nasional (Foto palapanews.com)

“Pagi ini kita bersama dengan Dinas Kesehatan dan Pergizi Kota Tangerang mengadakan komitmen bersama untuk mengadakan hari sarapan nasional dalam rangka mempersiapkan masyarakat Kota Tangerang yang sehat dan berkualitas” tutur Arief.

Laksa Tangerang dan Pentingnya Sarapan Pagi

Menurut lifestyle.sindonews.com, Laksa Tangerang memang gurih. Tapi siapa sangka makanan khas rakyat di zaman kejepit alias sulit itu masih banyak belum dikenal orang.

Padahal, riwayat laksa Tangerang cukup panjang dan getir. Sejarah laksa Tangerang dimulai saat zaman sulit. Saat itu masa panen, tapi tidak ada makanan dan banyak orang kelaparan.

Akhirnya, beras yang ada digiling menjadi tepung, lalu diolah menjadi laksa. Dengan sajian ala kadarnya, laksa yang sudah jadi dibagikan kepada seluruh warga Babakan yang sedang menderita kelaparan. Bahaya mati kelaparan pun akhirnya bisa terhindarkan.

Bahan bumbu yang digunakanmemang  alami, mulai dari kunyit, jahe, lengkuas, sereh, bawang putih, bawang merah, kemiri, penyedap, garam, dan cabai, semua digiling jadi satu.

Ditambah, ayam yang digunakan biasanya ayam kampung. Jadi, cukup tepat bila menu Laksa ini dijadikan sarapan yang sehat dan bergizi.

Sarapan merupakan bagian dari perilaku untuk mewujudkan gizi seimbang bagi hidup sehat, aktif dan cerdas. Berbagai kajian membuktikan bahwa gizi yang cukup dari sarapan membekali tubuh untuk berpikir, beraktivitas fisik secara optimal setelah bangun pagi.

Bagi anak sekolah, sarapan terbukti dapat meningkatkan kemampuan belajar dan stamina anak. Sarapan juga terbukti turut mencegah kegemukan dan hiperkolesterol, yang kejadiannya semakin meningkat di Indonesia.

LEAVE A REPLY