Lagi, AirAsia Tutup Rute Penerbangan Solo-Kuala Lumpur

0
560
Traveler selfie bersama AirAsia di Bandara Adi Soemarmo, Solo. (Foto: www.iqbalkautsar.com)

Maskapai penerbangan asal Malaysia AirAsia lagi-lagi akan menutup rute Solo-Kuala Lumpur, Malaysia, pada pertengahan Januari 2018 ini.

Sebelumnya di tahun 2012 AirAsia juga menutup rute Solo-KL dengan alasan sepi penumpang. Lalu di tahun 2016 juga sempat menutup rute yang sama dengan alasan manajemen. Kali ini AirAsia menutup rute Solo-Kuala Lumpur dengan alasan komersial.

“Tepatnya mulai 16 Januari 2018 kami akan menutup penerbangan tiga kali seminggu rute Solo-Kuala Lumpur. Penutupan rute itu sehubungan dengan alasan komersial,” kata Head of Commercial AirAsia Berhad, Spencer Lee, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Solo, Jawa Tengah, lewat Antara.

Meski tidak menjelaskan secara rinci alasan penutupan rute itu, saat ini pihaknya menyampaikan langsung rencana penutupan rute itu kepada calon penumpang baik melalui email maupun SMS sesuai dengan detail akun yang terdaftar saat pembelian tiket.

“Pada prinsipnya kami memutuskan untuk menutup rute itu setelah melalui pertimbangan panjang. Meski demikian, kami tetap berkomitmen untuk menambah jumlah penerbangan ke Indonesia pada tahun ini,” katanya.

Menurut Lee,  untuk penumpang yang terdampak penghentian rute tersebut akan disediakan pilihan layanan kompensasi, antara lain mengubah jadwal sebelum rute itu ditutup.

Mengubah rute dari Semarang atau Yogyakarta, akan disediakan akun kredit di AirAsia, dan pengembalian dana secara penuh.

Sementara itu, Manajer Departemen Pelayanan dan Operasi Bandara PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo, Purwanto, mengatakan, sudah mengetahui informasi terkait rencana AirAsia menutup rute penerbangan Solo-Kuala Lumpur tersebut.

Meski demikian, dia bilang, belum ada konfirmasi resmi dari pihak maskapai penerbangan itu. “Kami tidak tahu masalahnya apa. Padahal dari data yang kami terima, rata-rata keterisian penumpang pada rute tersebut lumayan tinggi, bahkan sekitar 70 persen,” katanya.

LEAVE A REPLY