Kuliner Dengan Sensasi Alam di Pasar 1000 Batoe Kemiling

0
429
Pasar 1000 Batoe Kemiling yang inovatif. (Foto:Fajrin Herris Gembel/Facebook)

Belum resmi dibuka namun Pasar 1000 Batoe ini cukup menarik minat wisatawan lokal di sana. Ya, kuliner dengan sensasi alam amat menimbulkan rasa penasaran.

Tempat wisata baru dan gratis di Bandar Lampung memang kini menjadi buruan warga di akhir pekan. Seperti halnya Pasar 1000 Batoe, yang berlokasi di daerah Sumber Agung, Kemiling, di mana pengunjung bisa masuk ke sana gratis tanpa dipungut biaya.

Seperti dilansir Tribunnews, salah satu warga Tanjung Karang, Ana (28) mengaku sengaja datang ke Pasar 1000 Batoe untuk rekreasi bersama keluarga.

Jalan menuju pasar yang rimbun. (Foto: Fajrin Herris Gembel/Facebook)

Meski awalnya  belum mengetahui lokasi tersebut, tetapi karena ada teman yang memberitahu akhirnya datang menuju lokasi. Ternyata tempatnya bagus dan cocok untuk bersantai bersama keluarga dan teman.

Sensasi Alam

“Informasinya sih belum resmi dibuka, tapi bagus lokasinya. Di sini disediakan juga makanan, jajanan serta minuman. Makan di sini dapet banget sensasi nya, natural dan alami. Jadi lahap juga makannya,” kata Ana.

Warga lainnya Luna (45) juga sengaja menghabiskan akhir bersama keluarga di Pasar 1000 Batoe, karena lokasinya tidak terlalu jauh.

“Saya ke sini dengan anak, lokasinya memang belum sepenuhnya jadi, tapi cukup mengedukasi bagi anak. Bagaimana menjaga kebersihan dan yang lainnya. Di sini juga bisa buat kumpul keluarga, minum es dugan di bawah pohon rindang, air sungai bersih jadi sejuk rasanya, apalagi gratis,” kata warga Kedaton tersebut.

Hmm, sensasi makan di antara aliran air sungai. (Foto: lampung.tribunnews.com)

GenPI Sebagai Penggagas

Salah satu penggagas Pasar 1000 Batoe, Rizki Ewok mengatakan, ide mendirikan lokasi Pasar 1000 Batoe keluar dari Generasi Pesona Indonesia (Genpi) dengan warga sekitar yang tinggal di lokasi tersebut.

“Ini baru dua minggu, dan idenya keluar dari Genpi dan warga di sini untuk mengelola lokasi tersebut. Jadi di depan sudah ada penangkaran rusa, nah selesai di sana gak ada lokasi lain. Jadi supaya ada lokasi lain untuk dampingi lokasi itu, dibuatlah tempat ini. Jadi betah juga untuk di sini, alam masih natural dan sejuk,” kata Rizki.

Nah, lagi-lagi anak muda Indonesia melalui GenPI menciptakan pasar digital bagi masyarakat untuk kemajuan pariwisata Indonesia. Ayo Traveler, kita dukung bareng!

LEAVE A REPLY