Kelezatan Rasa Tradisional Lemang Kantong Semar Kerinci

1
807
Lemang Kantong Semar sebelum dikukus matang. (foto: hanifah-hawwa.blogspot.co.id)

Lemang kantong semar (lokal: Lemang kancung beruk) adalah makanan khas desa Lempur Lekuk 50 Tumbi, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi. Lemang yang dimasak di dalam kantung semar (Nephentes) ini memiliki rasa yang khas dan merupakan sesuatu yang unik.

Kantung Semar sendiri adalah tumbuhan pemakan serangga. Kantung semar hidup dengan cara menjebak mangsanya. Mangsa akan mati saat masuk ke dalam kantung. Katup akan segera menutup dan mangsa tenggelam ke dalam kantung yang berisi air.

Lemang ini dapat dimakan langsung atau dengan menambahkan kuah srikaya. Sayangnya makanan ini susah sekali untuk ditemukan, pasalnya masyarakat setempat hanya membuatnya setahun sekali yaitu pada saat Kenduri Seko (Kenduri Adat).

Tumbuhan Kantong Semar sebagai wadah bakal lemang. (foto: bukusehat.com)

Bahkan masyarakat Kerinci tulen asli pun kadang belum tentu rutin menemukan santapan unik ini. Makanan ini oleh masyarakat setempat dinamakan dengan Lemang Kancung Beruk.

Pembuatan lemang ketan menggunakan kantung semar ini, dalam matortor.wordpress.com, dilakukan dengan cara mencuci bersih kantung semar. Biarkan tangkai kantung semar,  tetap menempel. Sebab kantong akan bocor, jika tangkainya dibuang.

Selanjutnya, masukan adonan lemang ke dalam kantung semar yang sudah dicuci bersih. Ada dua macam adonan lemang, yaitu adonan berisikan beras ketan putih dengan inti kelapa muda dan gula enau atau adonan berbahan campuran tepung beras, santan, dan gula. Kukus lemang hingga matang. Lemang Kantong Semar  yang sudah matang akan tampak terlihat dari tepung yang tidak lagi lengket.

Kantung semar atau “periuk kera” tumbuh subur di hutan atau kebun karet. Selama ini banyak orang mengenalnya hanya sebagai tanaman hias.

Lemang Kantong Semar yang siap disantap. (foto: dayangcitra.blogspot.co.id)

Menurut www.lacaknews.net, meskipun Lemang Kantong semar sangat lezat namun masyarakat lokal setempat belum mempunyai kemampuan untuk mengembangkan makanan ini, alasannya ada beberapa kendala yaitu selain tumbuhan ini hanya terdapat di daerah tertentu di kerinci (seperti didanau lingkat Kecamatan Gunung Raya, Arah Seribu Kecamatan Tanah Kampung, Merangin) mereka juga terkendala dalam masalah pembiayaan dan promosi. Sungguh sangat bijak jika Pemerintah Daerah membantu membudidayakan dan mempromosikan makanan ini agar bisa dikenal dan di nikmati oleh masyarakat luas

Semoga saja, dengan terpilihnya Lemang Kantong Semar menjadi nominator Anugerah Pesona Indonesia (API) II 2017 dalam kategori Makanan Tradisional Terpopuler ini, membuat makanan ini dikenal lebih luas lagi dan ketemu cara menjadikannya produktif tanpa mengganggu ekosistem, mengingat tanaman Lemang Kantong Semar tidak tumbuh di sembarang tempat.

1 COMMENT

  1. Tradisi adat Batak toba Mangokal Holi (menggali dan memindahkan tulang belulang)
    …………………
    Indonesia memiliki banyak sekali Budaya yang unik dan berbeda untuk setiap daerah. Indonesia yang memiliki Kekayaan Budaya yang beragam dari sabang sampai merauke merupakan suatu kebanggaan bagi kita. Dan kita sebagai penerus bangsa sudah sewajarnya melestarikannya dan selalu mengabadikannya untuk anak cucu kita nanti, dan mengenalkan kepada mereka identitas kita sebagai negara yang besar.

    Selanjutnya langusng klick saja Link di bawah ini
    https://binaleo.com/tradisi-adat-batak-toba-mangokal-holi/

LEAVE A REPLY