Kelenteng Tertua dan Hanya Satu di Salatiga, Siap Sambut Imlek

0
571
Foto: mapsights.com

Tak ada kelenteng lain di Kota Salatiga selain Hok Tek Bio. Kelenteng Hok Tek Bio Salatiga berusia 146 tahun ini, yang bangunan maupun ornamennya masih asli, sedang bersiap dalam perayaan Imlek.

Hok Tek Bio, tempat ibadah umat konghucu yang dikelola oleh Yayasan Tri Dharma sedang bersiap dan berbenah menyambut Imlek. Nama lain dari kelenteng yang berdiri tahun 1872 ini adalah Amurva Bhumi.

Terlihat para pengurus kelenteng telah mempersiapkan diri dan berbenah untuk menyambut Imlek. Kelenteng yang didominasi warna merah tersebut, di dinding samping terdapat prasasti.

Sisi dalam Kelenteng Salayiga. (Foto: static.panoramio.com.storage.googleapis.com)

Prasasti dengan tulisan China, masih dalam proses diterjemahkan untuk mengetahui sejarahnya.

“Pendiri pertama tidak tahu pasti. Kita hanya meneruskan cerita orang tua,” kata Sonny Hoo, pengelola Kelenteng saat ditemui, seperti dilansir detikNews.

Di kelenteng ini yang menjadi tuan rumahnya yakni Dewa Bumi. Kemudian semenjak berdiri hingga sekarang ada tiga patung yakni Dewa Bumi, Kelautan dan Kejujuran serta Dewa Obat yang masih asli berada di ruang tengah.

Pada tanggal 8 Februari esok, menurut Tribunnews, sembahyang menjelang pagi bersih akan digelar, waktunya sekitar pukul 11 malam.

Sonny Hoo (58) pengelola Kelenteng Hok Tek Bio berdiri di samping prasasti penanda berdirinya sembayangan umat konghucu itu, pada Senin (5/2/2018). (Foto: Tribun Jateng)

“Tidak ada alasan tertentu mengenai kenapa kami ambil waktu malam, ini sebatas tradisi,” ungkap Sonny, lelaki paruh baya yang saat itu sedang mengawasi dua orang pekerja memperbaiki pintu.

Setelahnya, rangkaian perayaan Imlek, akan dimulai dengan kegiatan bakti bersih yakni membersihkan altar, kimsin maupun kebersihkan di sekitar kelenteng pada Jumat (9/2). Rencana bakti bersih tersebut akan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.

“Kemudian pada, Kamis (15/2), mulai pukul 23.00 WIB dilangsungkan sembahyang umat. Terus tanggal 16 Februari Imlek dan puncaknya pada tanggal 2 Maret yakni cap go meh. Untuk cap go meh dilangsungkan malam hari dengan menu lontong cap go meh,” tuturnya.

Oh, ya. Bagi Traveler yang hendak melancong ataupun beribadat di Kelenteng Hok Tek Bio, salah satu keunikan dari Klenteng Hok Tiek Bio ini adalah terdapat sebuah tampa bulat yang terbuat dari bambu tergantung di langit-langit ruang penyembahan Dewa Bumi.

Keberadaan tampa yang sudah berwarna hitam akibat terkena kepulan asap lilin dan hio swa ini adalah peringatan agar tidak bersumpah di dalam klenteng, kecuali atas perintah pengadilan.

Bagi yang melakukan sumpah di dalam kelenteng namun sumpahnya itu bohong, diyakini orang yang bersumpah itu akan menerima risiko yang besar dari apa yang ia kerjakan.

LEAVE A REPLY