Kelenteng Hok Tek Bio Ciampea, Lahir dari Nafas Kebangsaan

0
524
Kelenteng ini dapat dikatakan kelenteng tertua di Ciampea, Bogor (Foto Jia-Xiang)

Kelenteng Hok Tek Bio yang berada di kawasan dekat Pasar Ciampea Bogor, merupakan kelenteng yang mempunyai sejarah menarik dalam bingkai kebangsaan Indonesia. Kelenteng yang berada di Jalan Pasar Ciampea, Desa Benteng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini, konon dipercaya didirikan oleh seorang Muslim yang bernama Kong Co Thung Tiang Mie.

Dalam laman merahputih.com dikatakan, bahwa komunitas Tionghoa di Ciampea meyakini, Kelenteng ini didirikan sekitar tahun 1800-an oleh Kong Co Thung Tiang Mie yang mempunyai nama Muslim, Tubagus Abdullah bin Moestopa.

Salah satu sudut Kelenteng Hok Tek Bio yang berada di kawasan dekat Pasar Ciampea Bogor (Foto: Pojok Jabar)

Semua manusia bersaudara

Pendirian Kelenteng Hok Tek Bio Ciampea ini untuk mengangkat prinsip “Su Khai Cu Lai Ai Ing Te A”, bahwa semua manusia adalah saudara. Thung Tiang Mie pun mendirikan kelenteng tersebut sebagai bentuk lembaga sosial yang mendukung kemasyarakatan. Membawa masyarakat sekitar dalam kedamaian dan hidup berdampingan.

Dalam sejarahnya, sekitar kawasan Ciampea Bogor, Masyarakat Tionghoa begitu berbaur dengan masyarakat umum dari etnis lain dan sekitarnya. Bahkan daerah itu dikenal sebagai kawasan  yang saling berbaur dan hidup damai antara Islam, Budha, dan Kristen.

Menariknya, dalam Kelenteng Hok Tek Bio ini,  ada ruang yang berada di bagian belakang yang dikenal sebagai ruang bersemayamnya Eyang Raden Suryakencana. Eyang Raden Suryakencana memang dipercaya oleh masyarakat Bogor sebagai karuhun  atau jelmaan jiwa nenek moyang bagi masyarakat Sunda.

Kelenteng yang menghadirkan pesona sejarahnya tersendiri yang inklusif (Foto Kupas Merdeka)

Belajar dari sejarah

Iklim Kelenteng  yang begitu inklusif ini memang dilatarbelakangi sejarah kelam untuk memberikan kenangan agar tidak pernah terjadi lagi peristiwa Chinezenmoord, sebuah sejarah pembantaian orang Tionghoa pada Oktober 1740 atau yang sering dikenal dengan “Geger Pecinan.”

Kelenteng Hok Tek Bio pun dikatakan juga sebagai kelenteng tertua yang berada di kawasan Ciampea Bogor. Disamping tertua, kelenteng ini memang juga dikenal sebagai kelenteng generasi pertama yang selalu didirikan di dekat pasar atau pusat dagang, agar orang setelah berdagang agar ingat kepada leluhur dan memberikan rahmat bagi semuannya.

LEAVE A REPLY