Jangan Kaget, Menikmati Angin di Pantai Melawai Itu Asyik

0
102
Pantai Melawai Balikpapan, Kalimantan Timur. (foto: getborneo.com)

Beberapa waktu lalu Travel Today Indonesia berkesempatan mengunjungi Balikpapan, Kalimantan Timur. Saat menyusuri ibu kota provinsi ini terlihat betapa majunya perekonomian di sini seperti yang kerap diberitakan.

Balikpapan memang kota dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di seluruh Kalimantan. Tak heran, perekonomian kota ini bertumpu pada sektor industri yang didominasi oleh industri minyak dan gas, perdagangan dan jasa.

Kota ini memiliki bandar udara berskala internasional, yakni Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan. Kebetulan, ketika terakhir kali kami mengunjungi kota ini, bandara itu baru saja selesai direnovasi sehingga nampak modern.

Selain bandara internasional, Balikpapan memiliki Pelabuhan Semayang selain pelabuhan minyak yang dimiliki Pertamina.

Menikmati angin

Senja di Pantai Melawai. (foto: fotograferbalikpapan.net)

Singkat cerita, seorang teman yang menjadi pemandu menawari saya untuk menikmati angin di Pantai Melawai. Melawai? Ya, demikian namanya. Saya kaget karena di Jakarta itu merupakan nama jalan di Kawasan Blok M yang dikenal dengan restoran Jepangnya.

Tak ada restoran Jepang di pantai ini. Setidaknya sampai saat saya mengunjunginya. Lokasi ini pun menurut saya tidak benar-benar sebagai pantai. Tak ada hamparan pasir di sana. Setelah turun dari mobil, saya menyusuri trotoar dengan sejumlah meja-kursi tempat kita bisa menikmati kudapan dan secangkir kopi. Inilah yang disebut sebagai Pantai Melawai.

Anda akan langsung menghadapi lautan lepas dari atas trotoar yang sebenarnya adalah tembok beton untuk membatasi daratan dan lautan.

Let’s hang out!

Pantai Melawai menjelang petang. (foto: indonesiananelok.com)

Nah, Pantai Melawai memang terletak di Jalan Sudirman. Bisa dikatakan, letaknya ada di pusat kota Balikpapan. Mudah untuk menuju ke lokasi hang out warga setempat ini.

Ketika duduk sambil menanti matahari terbenam, saya merasakan dinamika di kota ini. Saat memandang ke laut, kesibukan begitu terasa. Kapal-kapal dari berbagai jenis dan ukuran lalu-lalang. Nampak pula aktivitas di Pelabuhan Semayang.

Kesibukan pun nampak di jalan raya. Sejauh mata memandang, selain lalu lintas yang cukup ramai, berbagai gedung perkantoran, hotel dan kafe-kafe ada di sepanjang jalan.

Bagi kami, ini pengalaman yang asyik. Dengan secangkir kopi dan kudapan tradisional yang menimpali diskusi, kami nikmati Balikpapandi Pantai Melawai.

LEAVE A REPLY