Jadah Tempe Mbah Carik, Jadah Gurih Selarik

0
78
Warung Jadah Tempe Mbak Carik yang berada Astomulyo, Hargobinangun, Pakem (Foto Purwono Nugroho Adhi)

Jadah Tempe Mbah Carik memang sudah lama menjadi ikon kuliner khas Jogja. Rasa jadah yang enak dengan tempe bacamnya ini memang sudah melegenda sejak lama. Maka, jika Anda mengunjungi kawasan wisata Kaliurang, sempatkanlah membawa oleh-oleh atau buah tangan jadah tempe ini.

IMG 20171126 150059 - Jadah Tempe Mbah Carik, Jadah Gurih Selarik
Aktivitas menyajikan jadah tempe di Warung Jadah Tempe Mbah Carik (Foto Purwono Nugroho Adhi)

Jadah Tempe Mbah Carik sebenarnya sudah membuka banyak cabang dan warung di seputar kawasan Kaliurang. Namun, orang pastinya lebih senang mampir di tempat aslinya yang terletak di pinggir Jalan Astomulyo, Hargobinangun, Pakem. Maka, kedai yang berada di Astomulyo, Hargobinangun ini lebih ramai dibandingkan yang berada disekitar taman wisata Kaliurang.

Di kedai atau warungnya yang berada Astomulyo, Hargobinangun, Anda dapat memesan langsung bungkusan satu paket jadah dan tempe bacamnya ini. Biasanya satu paket berisi 10 jadah dan tempe bacam yang dibungkus dengan daun pisang dan ditaburi lombok atau cabai rebus yang enak. Biasanya harganya per paket Rp20.000.

IMG 20171126 185108 - Jadah Tempe Mbah Carik, Jadah Gurih Selarik
Sajian satu piring jadah dan tempe bacam (Foto Purwono Nugroho Adhi)

Jadah Tempe Mbah Carik memang telah melegenda sebagai pionir penyaji makanan jadah sejak tahun 1950an. Dalam laman visitingjogja.com, dikatakan bahwa konon asal nama Jadah Tempe Mbah Carik ini dari Sri Sultan HB IX. Nama ini langsung disematkan oleh Sri Sultan HB IX ketika berkunjung di sebuah warung jadah milik Mbah Sastro Dinomo yang pada waktu itu sebagai Carik Desa (sekretaris desa).

Warung Jadah Tempe Mbah Carik sekarang dikelola secara turun temurun oleh cucunya yang dikenal dengan nama Ibu Idha Kurniasih. Rasa jadah dan tempe bacam yang enak, membuatnya populer dan menjadi ikon sajian khas wisata Kaliurang.

IMG 20171126 145245 - Jadah Tempe Mbah Carik, Jadah Gurih Selarik
Ibu-ibu yang membungkus, jadah dan tempe bacam untuk dikemas dibawa para pelanggan. (Foto Purwono Nugroho Adhi)

Sekarang, traveler akan banyak menemui para pedangang menjajakan jadah dan tempe bacamnya berkeliling di seputar Taman Wisata Kaliurang. Namun, kadang para wisatawan lebih memilih untuk tetap mampir di warungnya yang berada Astomulyo, Hargobinangun, Pakem.

LEAVE A REPLY