International Culture Carnival Targetkan 5000 Wisman

0
116
Kreativitas BP Batam International Culture Carnival 2017 yang menyedot wisatawan mancanegara. (foto: services.sportourism.id)

Badan Pengusaha (BP) Batam percaya diri targetkan 5000 wisatawan mancanegara (wisman), setelah gelaran festival budaya berskala internasional yang bertajuk BP Batam International Culture Carnival 2017 Sabtu (16/12) lalu dinilai sukses.

Kepala BP Batam Lukita menyatakan dalam laman Kemenpar, event internasional ini bakal menjadi agenda tahunan dan direncanakan bisa mendatangkan hingga 5000 wisatawan mancanegara.

“Kami mengharapkan acara internasional seperti BP Batam international Culture Carnival 2017 akan menjadi stimulus bagi terbukanya pintu gerbang peningkatan jumlah wisatawan asing ke Batam dan membuat sektor pariwisata sebagai sektor prioritas yang akan memberikan multiplier effect bagi peningkatan kinerja ekonomi, seperti berdampak positifnya pada jasa kepariwisataan di Batam,” ungkap Lukita.

Event yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke 188 Kota Batam ini berlangsung di Jalan Imam Bonjol, Nagoya. Festival ini memang bertujuan untuk menarik minat wisatawan mancanegara ke Batam sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Event yang juga didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) dan DPD Kepri tersebut di antaranya menampilkan fashion show kostum budaya karya anak bangsa, serta seminar mengenai pengembangan potensi wisata nusantara dan how to make carnaval city.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementrian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan, Batam sebagai kota bisnis dan wisata di area Crossborder ini tentu menjadi perhatian Singapura, Malaysia dan mancanegara. Dengan adanya event ini maka kesempatan promosi sangat terbuka.

Festival budaya ini menghadirkan tidak hanya seniman nusantara, tetapi juga seniman mancanegara, seperti International World Peagent.

Sebanyak 127 kostum diperagakan dalam parade yang terdiri dari Jember Fashion Carnival, Solo Batik Carnival, Sangsapurba, Tepak Sirih, Regalia atau Cogan, Makyong, Jong, Seafood Paradies, dan parade kesenian nusantara.

Tarian nusantara juga akan ditampilkan dalam parade festival budaya ini di antaranya Tari Persembahan, Rentak Melayu, Gending Sriwijaya, Tari Dayak, Ogoh-ogoh Bali, Topeng Ireng Magelang, Reog Ponorogo, Barong Mustika Joyo, Kereta Kencana Kn’sna, dan Tari Piring.

BP Batam International Culture Festival 2017 juga disambut baik penggiat seni. Presiden Jember Carnival Dinan Faridz mengatakan event ini sebagai wadah kreasi bagi para seniman.

“Sebagai penggiat seni tentu kami menyambut antusias event ini. Karena disinilah wadah kita untuk menampilkan karya-karya seni yang disandingkan dengan karya dari mancanegara,” kata Dinan Faridz.

Menurutnya seni sebagai bagian pendukung dari promosi wisata dapat dijadikan alat pemikat wisatawan mancanegara. Karenanya event ini sangat bagus dan harus bisa menjadi event tahunan.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya memandang wilayah Batam di Provinsi Kepulauan Riau sudah sempurna sebagai destinasi wisata.

Menpar mengatakan event BP Batam International Carnival 2017 adalah salah satu kiat promosi yang bagus untuk ‘menjual’ Batam. Event ini tentu diharapkan semakin mengangkat wisata Batam dan laju ekonomi Batam dan mensejahterakan rakyat.

LEAVE A REPLY