Ini Dia, Rekomendasi Kuliner Palembang Saat Asian Games 2018!

0
85
Foto: pempektince.blogspot.com

Tak hanya destinasi wisata Palembang yang wajib dijajaki saat penyelenggaraan Asian Games 2018 nanti. Kuliner Palembang juga sayang untuk dilewatkan. Nah, saatnya memperkenalkan kuliner Wong Kito pada wisatawan mancanegara.

Sebab saat Asian Games nanti, diperkirakan kota ini sedikitnya akan dikunjungi 11.000 orang. Terdiri dari atlet dan ofisial negara-negara peserta.

Nah, selain berbagai atraksi pariwisata disiapkan, kuliner khasnya juga termasuk lho. Selama ini, kuliner memang menjadi salah satu kekuatan pariwisata kota ini.

Wisata Gastronomi

“Kalau destinasinya, Palembang punya Pulau Kemaro, Taman Bukit Siguntang, Museum Negeri Balaputera Dewa, Kampung Arab Al Munawar dan Kampung Kapitan. Untuk kulinernya, Palembang juga punya banyak jenisnya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan, Irene Camelyn Sinaga, Rabu (16/5), seperti dilansir Kemenpar.

Sedangkan Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kementerian Pariwisata, Vita Datau, mengatakan berwisata kuliner di Palembang akan mengesankan.

“Berkunjung ke Palembang, jangan hanya makan kulinernya saja. Tapi lihat juga pengolahannya. Dengan melihat cara pengolahannya, menjadikan pengalaman gastronomi kita terasa lengkap,” kata Vita Datau yang juga Ketua Akademi Gastronomi Indonesia (AGI).

Menurut penjelasan Vita Datau, di kota ini semua cara pengolahan masakan sealu diwariskan dari generasi ke generasi. Juga dilestarikan setiap keluarga.

“Sebab, rata-rata kuliner Palembang punya sejarah yang membentang jauh ke belakang, ke era Kerajaan Sriwijaya,” ungkapnya.

Rekomendasi Kuliner

Kuliner yang menjadi rekomendasi Vita Datau antara lain Pempek, Tekwan, Pindang Patin, Mi Celor, Nasi Minyak, Lapis Kojo, dan Martabak Har.

Kuliner wajibnya jelas pempek. Kudapan ini sudah menjadi ‘nama lain’ Palembang. Berbahan dasar ikan dan tepung kanji, pempek tersedia di hampir semua daerah di Sumatera Selatan.

Tekwan juga disajikan bersama soun, jamur kuping, bengkoang dipotong kecil. Tambahan cuka dan sambel, membuat makanan ini sangat tepat disantap saat panas.

Pindang Patin juga memiliki kekhasannya sendiri. Rasa segar kuah Patin, asam, manis, potongan nanas dan daun kemanginya membuat saya kangen untuk datang lagi. Selain pindang sambal udangnya boleh juga dicoba, pasti tidak kecewa

Sedangkan Mi Celor, kuliner ini merupakan hidangan mi berkuah santan dan kaldu ebi. Isiannya berupa taoge, irisan telur rebus, seledri, daun bawang, dan bawang goreng.

Nasi Minyak berasal dari Arab. Nasi Minyak atau Nasi Samin dihidangkan dengan berbagai lauk, mulai ikan, ayam, hingga kambing.

Palembang juga punya kue tradisional. Salah satunya adalah Lapis Kojo. Cara memasak Lapis Kojo hampir sama dengan lapis Palembang yang terkenal, yaitu dipanggang lapis demi lapis.

Nah, Martabak Har sangat melegenda. Kuah kari, dengan campuran kentang yang dihaluskan dan disiram di atas martabak, menggugah selera berbagai usia.

LEAVE A REPLY