Info Penting! Status Gunung Merapi Normal, Pariwisata Tetap Aman!

0
439
Foto: eksotisjogja.com

Traveler, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa Gunung Merapi tetap dalam status normal. Menteri Pariwisata Arief Yahya pun menyampaikan bahwa Yogyakarta sudah normal, dan sudah oke untuk dikunjungi.

Meskipun demikian, abu vulkanik yang menghujani daerah sekitar membuat PVMBG mengeluarkan VONA Merah yang mengakibatkan penutupan bandara internasional Adi Sucipto dari pukul 10.42 WIB hingga pukul 16.30.

Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, memang dikabarkan telah mengalami erupsi pada Jumat 11 Mei 2018 pada pukul 07.40 yang dialami dengan suara gemuruh kecil.

Ketinggian erupsi mencapai 5,5 kilometer dengan letusan selama 5 menit. Erupsi berlangsung satu kali dan tidak diikuti oleh erupsi susulan.

Aktivitas Gunung Merapi Mereda

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi PVMBG, Hanik Humaida mengatakan, hingga saat ini aktivitas Gunung Merapi sudah mereda, masyarakat dihimbau untuk tenang.

“Letusan yang terjadi saat ini merupakan letusan minor yang dipicu akibat akumulasi gas vulkanik dan kemungkinan tidak akan diikuti oleh erupsi lebih lanjut,” kata Hanik dalam berita Kemenpar.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi kesiapan dan respon cepat yang diambil oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional dan Daerah (BNPB dan BPBD), Kementerian Perhubungan, instansi terkait, dan masyarakat setempat dalam menyediakan informasi terkini untuk menghindari kepanikan dan mendapatkan semua kebutuhan, sehingga aktivitas berwisata pun kembali normal.

“Yogyakarta sudah normal, sudah oke untuk dikunjungi, silakan berwisata dan mengeksplorasi Kota Gudeg Yogyakarta. Akses ke Yogya pun sudah kembali normal, bisa ditempuh dengan jalur udara, kereta, dan mobil atau darat,” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta, Jumat 11 Mei 2018.

Atraksi di Yogyakarta Sudah Kembali Normal

“Merapi sendiri sudah clear, Otoritas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, sejak pagi sudah menetapkan bahwa aktivitas Merapi sudah normal. Terkait aktivitas pendakian Gunung Merapi direkomendasikan hanya sampai di Pasar Bubrah, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana menjadi saran dan anjuran yang sebaiknya dipatuhi”, jelas Arief Yahya.

Menpar pun meyakinkan masyarakat untuk tetap berwisata dengan tenang menghabiskan akhir pekan. “Amenitas di Yogya normal. Silakan ke Yogya, hotel, homestay, resort, restoran, semuanya beroperasi seperti biasa,” tambah Menpar.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso menginstruksikan para stakeholder penerbangan di Yogyakarta dan daerah lain yang terdampak erupsi, untuk meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama untuk menjaga keselamatan, keamanan dan tingkat pelayanan penerbangannya.

LEAVE A REPLY