Galeri Motor Bandong, Kilasan Monumental Transportasi Kapuas

0
580

Galeri Motor Bandong yang terletak di Jalan Raya antara Kabupaten Sintang menuju Bukit Kelam, merupakan sebuah galeri yang menyajikan sebuah kilasan sejarah tentang masa kejayaan alat transportasi Sungai Kapuas tempo dulu, yang dikenal dengan Motor Bandong.

Galeri ini didesain khusus dengan arsitektural Kapal Bandong yang megah. Travel Today Indonesia menyempatkan mampir mengunjungi Galeri Motor Bandong ini yang setiap liburan senantiasa ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Borneo atau Kalimantan yang sudah dikenal mempunyai budaya sungai yang begitu panjang dengan sungai besarnya, tentu tak bisa dipungkiri sarat dengan sejarah transportasi sungainya yang sudah lama menghiasi.

Walaupun, dewasa ini dengan majunya pembangunan jalan lintas Kalimantan, menyebabkan orang tidak lagi semata-mata mengandalkan transportasi sungai ini.

Edukasi Mengenal Sejarah Kapal Motor Bandong

Galeri Motor Bandong merupakan sebuah galeri sederhana yang mengajak masyarakat atau pengunjung wisata belajar kembali mengenai sejarah Kapal Bandong yang pernah berjaya dan menjadi andalan transportasi sungai di belahan bumi Borneo ini.

Kapal Motor Bandong memang unik bentuknya. Kapal ini berbentuk menyerupai rumah masyarakat Melayu Kalbar. Kapalnya terbilang cukup besar, berisi sekat-sekat yang dapat dijadikan kamar, dapur, ruang bercengkerama, dan buritan maupun gudang tempat menyimpan barang-barang.

Salah satu sudut galeri unik ini.

Masyarakat umum, kadang menyebutnya sebagai “Kapal Nabi Nuh,” karena bentuknya yang menyerupai rumah kapal era-era Palestina tua. Namun, Galeri Motor Bandong lebih-lebih sebuah galeri monumental untuk edukasi kepada masyarakat mengenai budaya Kalbar dengan transportasi sungainya.

Transportasi yang Pernah Berjaya di Tahun 1970an

Maka, Galeri Motor Bandong tak hanya monumen kilasan sejarah transportasi, namun juga ada pernak-pernik ikon kebudayaan masyarakat Kalbar, terutama Kabupaten Sintang. Di dalamnya juga disajikan ruang pamer dan galeri yang menjual barang-barang bernuansa budaya Kalbar. Area parkirnya pun cukup luas, cukup bagi Anda yang berkendaraan mobil.

Banyak cerita yang mengatakan bahwa di era tahun 1960an hingga 1970an Kapal Motor Bandong pernah berjaya sebagai andalan transportasi di sepanjang aliran sungai Kapuas. Motor Bandong ini digunakan oleh masyarakat untuk angkut segala kebutuhan, dari sarana transportasi maupun barang. Biasanya, Kapal Motor Bandong ini menyusuri sungai Kapuas dari Kota Pontianak hingga ke daerah-daerah pedalaman.

Kapal Motor Bandong yang bentuknya memang seperti rumah ini, sering juga disebut sebagai “rumah terapong.” Maka, tak heran jika dahulu, Kapal Motor Bandong di dalamnya komplit tersedia sekat ruang dengan berbagai fasilitas seperti rumah.

Hanya sayangnya, belum ada semacam hotel terapung yang mempergunakan Kapal Motor Bandong ini. Wah, jika dikembangkan, pastinya menarik bagi wisatawan menikmati sungai dari Melawi, Sungai Sepauk, Sungai Ketungau hingga Kapuas Hulu nih!

LEAVE A REPLY