Gelaran Perdana, Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Indonesia di Banyuwangi

0
343
Taman Nasional Baluran, Banyuwangi, Jawa Timur. (foto: balurannationalpark.web.id)

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) ingin mengenalkan wisata dengan minat khusus ke level yang lebih tinggi. Upaya itu dilakukan melalui Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Indonesia. Banyuwangi dipilih sebagai tempat pelaksaan festival perdana ini.

Pemilihan KemenLHK tersebut karena Banyuwangi jadi salah satu target destinasi minat khusus dan destinasi MICE (Meetings, Inventions, Conferences, dan Exhibitions) baru. Informasi tersebut disampaikan dalam akun facebook resmi KemenLHK, Selasa (8/8).

KemenLHK ingin menyuguhkan potret Indonesia yang kaya akan potensi alam yang luar biasa. Potensi tersebut seperti garis pantai yang panjang, gunung yang banyak, bahkan budaya dan kekayaan kuliner yang berpotensi serta dikembangkan menjadi wisata minat khusus.

Salah satu target wisata minat khusus, adalah wisata bahari. Dimana Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga fokus mengembangkan potensi laut di kawasan Sulawesi Utara, NTB, NTT, Jawa Timur dan Papua Barat.

Festival ini dilaksanakan dengan tujuan mendukung rencana strategis pemerintah untuk mendatangkan 275 juta wisatawan nusantara dan 20 juta wisatawan mancanegara selama 2015-2019.

Kesempatan bagi pelaku usaha lokal

Festival juga memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha perjalanan wisata minat khusus. Mereka adalah para pengembang pariwisata bidang perhotelan dan stakeholder lainnya untuk bertemu dengan pengelola Taman Nasional dan Taman Wisata alam. Kehadiran mereka diharapkan mengembangkan investasi di wilayah sekitar taman nasional, sambil aktif melakukan gerakan konservasi.

Pertemuan investor dan pengelola Taman Nasional (seller meet buyer), ini akan dilaksanakan di Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Indonesia 2017, yang berlokasi di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur.

KemenLHK mengundang para pelaku usaha bidang wisata untuk ikut dalam diskusi ini, dan menemukan peluang usaha baru, dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan. (RA/yi)

Sumber: Infonawacita.com

LEAVE A REPLY