Festival Moyo Utara 2017 yang Sukses Hadirkan Wisatawan Mancanegara

0
302
Festival Moyo Utara 2017 yang menarik wisatawan mancanegara untuk berdatangan. (foto: www.pikiran-rakyat.com)

Acara yang merupakan pemanasan dari perhelatan Pesona Festival Moyo 2017 ini, yaitu Festival Moyo Utara 2017 terbilang sukses. Dibuka dengan meriah di Lapangan Gancang Rampis Desa Sebewe Moyo Utara, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada 28 Agustus 2017 lalu.

Ini adalah event yang pertama kali diadakan oleh pemerintah daerah Sumbawa yang pada acara pembukaannya dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Esthy Reko Astuti. Hadir pula Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Wakil Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Junaidi dan stake holder pemerintahan di Sumbawa.

Hadir juga perwakilan wisatawan mancanegara asal Australia dan New Zeland, yaitu  para yachter internasional yang sedang melakoni acara Sail Indonesia 2017 dan mampir di Pulau Sumbawa.

Dalam sambutannya, Esthy mengucapkan selamat, karena ini pertama kalinya, maka akan selalu menjadi hal yang paling spesial. Namun ada hal utama yang jangan pernah ditinggalkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bahwa festival di Indonesia harus dirancang dan dilaksanakan dengan profesional dan berkelas dunia.

Ditambahkan oleh Esthy, pihaknya siap mendukung bahkan mendampingi daerah dalam mengelola festival, agar terlihat menarik, indah dan menyedot perhatian para wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Misalnya mencari designer berkelas nasional dan  festival yang berkelas, karena itu akan menjadi keunggulan pariwisata. Dampaknya, tentu saja akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Seperti diketahui, festival Moyo Utara 2017 juga merupakan kegiatan praevent dari “Festival Pesona Moyo” yang akan dilaksanakan sebulan penuh mulai 10 September hingga 9 Oktober 2017.

Dalam www.jpnn.com, mengenai Festival Pesona Moyo, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sumbawa Junaidi menyatakan, acara yang dihelat di antaranya Kemah Bakti Pelaku Wisata dan Jelajah Wisata Pulau Moyo di Pulau Moyo. Kemudian event kecamatan seperti Rantok 1000 Deneng di Kecamatan Maronge dan Pentas Budaya Empang (Raja Kepe) di Kecamatan Empang. Selain kegiatan rutin lainnya, yang dimulai dari pembukaan Pesona Festival Moyo, Pawai Budaya, Ekspo UMKM, Temu Usaha, Main Jaran, Melala (1 Muharram 1439 H), Balap Sampan, Fishing Contest, Gebyar Pesta Jagung, Samawa 10 K, Barapan Kebo dan acara penutupan.

Wakil Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah meyakinkan kepada Kemenpar dan Wakil Ketua DPR bahwa Sumbawa juga akan menjadi destinasi potensial di NTB yang bisa memyambut banyak wisatawan. Selain kaya akan pertanian, Jagung dan sebagainya, NTB juga punya budaya dan alam yang handal, sangat layak dinikmati dan sangat berpotensi untuk pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam berbagai kesempatan selalu mengutarakan, jika suatu daerah sudah memiliki budaya yang kuat, banyak dan unik, maka itu akan menjadi keunggulan utama. Dan yang paling utama lagi adalah keseriusan pemimpin daerah tersebut, jika gubernur atau Bupatinya konsen dengan Pariwisata, maka dipastikan akan maju sektor ini. karena Pariwisata itu, semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan.

Karena, menurutnya, wisatawan tertarik ke Indonesia itu karena faktor budaya 60 persen, alam 35 dan sisanya buatan manusia.

 

Sumber tambahan: www.pontianakpost.co.id

LEAVE A REPLY