Eksotisme Jam Gadang Bukittinggi yang Tak Lekang

0
147
Eksotisme Jam Gadang di senja hari (Foto Ensiklopedia Indonesia)

Jam Gadang merupakan salah satu obyek yang menjadi penanda penting bagi ikon Kota Bukittinggi Sumatera Barat.  Jam Gadang mempunyai sejarahnya yang panjang dan menarik sebagai landmarks Kota Bukittinggi ini. Bangunan yang berbentuk tugu atau menara yang menjulang dengan jam dinding besar, memang sudah menjadi semacam trend landmarks kota-kota besar di dunia, tak terkecuali juga di Indonesia.

Tentu bangunan menjulang Jam Gadang ini sangat dipengaruhi oleh masuknya imperialisme barat yang menguasai Indonesia saat itu. Dalam laman sejarahlengkap.com, Jam Gadang dibangun selesai pada tahun 1926. Namun, pembangunannya sebenarnya sudah dimulai sejak tahun sekitar tahun 1826.

Jam ini memang dipersembahkan untuk Rook Maker, seorang controleur Fort de Kock, atau sekretaris kota saat itu sebagai hadiah persembahan dari Ratu Belanda. Arsitektur designnya dikembangkan oleh seorang pribumi, yaitu Yazid Rajo Mangkuto dan Sutan Gigi Ameh.

Menjadi penanda bagi Kota Bukittinggi (Foto Plesiran Kota Tua)

Konon, kemegahan bangunannya membutuhkan dana 3000 Gulden, sebuah harga yang fantastis harus dikeluarkan saat itu.  Menurut berbagai kajian sejarahnya pun, ornamen pada bangunannya sudah beberapa kali mengalami perubahan bentuk menurut selera para penguasannya.

Perubahan demi Perubahan Atap

Awalnya, atapnya dibangun dengan nuansa Eropa, yaitu adanya patung ayam jantan diatasnya yang menghadap ke arah timur. Namun pada masa penjajahan Jepang, atapnya direnovasi menjadi bentuk seperti Pagoda. Lalu, akhirnya setelah kemerdekaan Indonesia, atap menara diubah menjadi ornamen adat Minangkabau.

Hingga saat ini, Jam Gadang menjadi sebuah penanda kota yang begitu eksotis untuk dijadikan sebagai swa foto. Bentuknya yang menjulang tinggi memberikan nunsa kemenarikannya. Apalagi, sudah hampir satu dekade ini, bangunan diperluas dengan arena taman dan ruang publik yang menjadikkannya semakin indah. Ruang publik yang dikembangkan membuat arena Jam Gadang sering diselenggarakan berbagai macam event dan festival.

Atapnya dengan ornamen Minangkabau (Foto Mad Alkatiri – WordPress.com)

Maka, masih kurang, jika Anda mampir di kawasan Kota Bukittinggi Sumatera Barat tanpa mampir di area Jam Gadang yang sudah begitu terkenal dan ikonik ini. Tentu, disamping eksotismenya, Anda dapat menikmatinya sebagai sebuah “Big Ben”nya Sumatera, apalagi Anda menikmatinya di sore hari.

LEAVE A REPLY